Tata Kelola Pemkot Kupang Kalah dari Belu dan Mabar, KPK: “Harus Reformasi Total”

Ketua Satgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah V KPK RI, Dian Patria / foto: Gorby Rumung

EXPONTT.COM, KUPANG – Ketua Satgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah V Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI), Dian Patria, mengatakan tata kelola pemerintahan Kota Kupang kalah dari daerah lain di Provinsi NTT.

Dengan berbagai persoalan yang ada di Pemerintahan Kota (Pemkot) Kupang, menjadikan Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki tata kelola yang tak lebih baik dari daerah lainnya di NTT.

Baca juga:  Pilgub NTT: PAN Sebut Jane Natalia Suryanto Wakil yang Tepat untuk Melki Laka Lena

Dian bahkan menyebut, tata kelola pemerintahan Kota Kupang kalah dari daerah lain di NTT seperti Kabupaten Belu, Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Sumba Timur.

Baca juga: Pemkot Kupang dan KPK RI Rakor Pencegahan Korupsi

Bahkan menurutnya Kota Kupang tak ada perubahan yang positif sejak kedatangannya yang pertama pada tahun 2023 lalu.

“Yang baik-baik itu malah yang diujung-ujung, Belu bagus, Manggarai Barat Bagus, Sumba Timur lagi menapak bagus. Kota Kupang dan Kabupaten Kupang saya pikir tidak ada perubahan, bahkan mungkin penurunan,” jelasnya, usai melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Kota Kupang di Kantor Wali Kota Kupang, Kamis, 30 Mei 2024.

Baca juga:  Pria di Sikka Ditangkap Polisi, Setubuhi Anak Kandung Hingga Hamil

Dian mengatakan buruknya tata kelola pemerintahan Kota Kupang disebabkan rendahnya komitmen perbaikan tata kelola pemerintahan. “Ini pajak saja, masih manual-manual, kasihan juga wajib pajak, bisa jadi kota ini belum berbenah,” ujarnya.

Baca juga: Gelar Rakerda, Arie Ondok-Lana Sebut Dharma Wanita Persatuan Adalah Tulang Rusuk Pemerintah

Untuk itu, dirinya meminta Pemkot Kupang untuk berbenah. “Harus melakukan reformasi total. Butuh pemimpin yang punya komitmen dan dan staf yang memiliki kemampuan dan berintegritas,” pungkasnya.♦gor

Baca juga: Puluhan Anak NTT Ikut Tes Masuk UGM, Robert Fanggidae: Semua Berhak Dapat Pendidikan Berkualitas