Upacara Pemakaman dr. Herman Man Tak Dihadiri Jonas Salean dan Jefri Riwu Kore

Upacara kedinasan dilaksanakan Pemkot Kupang, sebagai penghormatan terakhir kepada dr. Herman Man / foto: Gorby Rumung

EXPONTT.COM, KUPANG – Rangkaian upacara pemakaman yang berlangsung di rumah duka, Kantor Wali Kota Kupang dan berakhir di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Liliba, Rabu, 3 Juli 2024 tak dihadiri mantan Wali Kota Kupang yang pernah didampingi oleh dr. Herman Man.

Diakhir perjalanan hidupnya, dr Herman Man tak diantar oleh dua rekannya, Jonas Salean dan Jefri Riwu Kore yang merupakan dua figur pernah bersama-sama dengan Herman Man memimpin dan membangun Kota Kupang.

dr. Herman Man merupakan wakil Jonas Salean saat menjabat sebagai Wali Kota Kupang, 2012-2017 dan juga menjadi wakil dari Jefri Riwu Kore saat menjadi Wali Kota Kupang 2017-2022.

Baca juga: dr. Herman Man Layak Diberi Penghargaan

Terkait hal tersebut, Anggota DPRD Kota Kupang, Adrianus Tali, mengatakan, “Harusnya keduanya bisa ikut dalam persemayaman terakhir, kan sudah sama-sama selama lima tahun dalam segala keadaan, suka, duka, dengan segala keterbatasan dan menghadapi persoalan di Kota Kupang. Saya pikir harusnya dihadiri,” ujarnya usai upacara kedinasan pemakaman dr. Herman Man.

Meski begitu dirinya berasumsi, kondisi tersebut terjadi karena protokoler tidak berkoordinasi dengan Jonas Salean dna Jefri Riwu Kore. “Mungkin tidak dikoordinasikan dengan dua mantan wali kota,” ujarnya.

Pantauan ExpoNTT.com sebelumnya, Jonas Salean telah melayat ke rumah duka yang terletak di Jalan Farmasi, Liliba Kota Kupang, pada Senin, 1 Juli 2024, sementara Jefri Riwu Kore melayat pada Selasa, 2 Juli 2024 siang.

Baca juga: dr. Hermanus Man

Upacara pemakaman di rumah duka diawali dengan misa requiem dan dilanjutkan dengan upacara kedinasan yang dipimpin oleh Penjabat Wali Kota Kupang, Fahrensy Funay.

Upacara dihadiri oleh seluruh kepala Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) dan forkopimda lingkup Kota Kupang.

Dari rumah duka, jenazah dibawa ke Kantor Wali Kota Kupang untuk disemayamakan dan dilakukan penghormatan terakhir oleh Pemerintah Kota Kupang.

Usai disemayamkan di Kantor Wali Kota Kupang, jenazah akan dibawa ke TPULiliba untuk dikuburkan.♦gor

Baca juga: Kepala SMKN 5 Kupang Dinonaktifkan, Dinas P dan K NTT Lakukan Pemeriksaan