Pemkot Kupang Sudah Vaksin 4.083 Anjing

Vaksinasi anjing peliharaan di Kota Kupang / foto: istimewa

EXPONTT.COM, KUPANG – Hingga bulan Juli 2024, Pemerintah Kota Kupang telah memvaksinasi sebanyak 4.038 ekor anjing peliharaan milik warga. Langkah ini dilakukan sebagai langkah pencegahan penyebaran virus rabies di Kota Kupang.

Terbaru Pemkot Kupang, melalui Pusat Kesehatan Masyarakat Hewan (Puskeswan) Kayu Putih, Dinas Pertanian Kota Kupang melakukan vaksinasi Jumat 5 Juli 2024.

Petugas vaksinasi drh. Ardi Ngangguk, mengatakan, vaksinasi dilakukan di enam kecamatan di Kota Kupang setiap pekan.

Baca juga: Diduga Lakukan Korupsi, Anggota DPRD Minta Kepala SMAN 3 Kupang Dicopot

“Untuk hari selasa dan rabu kami jemput bola artinya kami door to door dan khusus setiap hari Jumat kami lakukan di Puskeswan Kayu Putih dan warga yang datang sendiri” jelas drh Ardi.

Dirinya menjelaskan, vaksin diberikan untuk hewan peliharaan anjing yang berusia dua bulan keatas. “Sudah lewat usia dua bulan baru bisa divaksinasi,” ujarnya.

Sementara itu, Dokter Koordinator Pelaksana Vaksinasi Rabies Anjing dan Kucing, drh. Maria Vivi Jaman, mengatakan, vaksinasi gratis ini digelar untuk mencegah penularan penyakit yang berpotensi menular dari hewan ke manusia salah satunya rabies..

Baca juga: ACFFest 2024 di Kota Kupang, 1 Dekade Komitmen KPK Berantas Korupsi Lewat Seni

“Vaksinasi Rabies merupakan bentuk pencegahan terhadap penyakit rabies, karena Kota Kupang berada di satu daratan dengan tiga kabupaten yang merupakan daerah wabah sehingga Kota Kupang melaksanakan vaksinasi untuk mencegah agar tidak masuk ke Kota Kupang,” jelasnya,

“Dalam kegiatan vaksinasi rabies ini kami terbagi dalam 3 tim untuk melakukan vaksinasi di enam kecamatan, dengan berkoordinasi dengan kecamatan hingga kelurahan,” jelasnya.

Salah satu warga Kecamatan Maulana, Alex Bolli, yang ikut memvaksin anjing peliharaannya, menyambut dengan antusias vaksinasi ini.

Alex berharap vaksinasi bisa terus berlanjut dilakuka. pemerintah. Dirinya juga meminta pemerintah untuk menertibkan hewan anjing liar. “Apabila ada yang terindikasi rabies segera cepat di atasi dan bila perlu di musnakan,” pungkasnya.(*)

Baca juga: Pemuda di Sumba Barat Ditemukan Tewas di Rumahnya Dengan Luka di Sekujur Tubuh, Diduga Dibunuh OTK