EXPONTT.COM, KUPANG – Legislator Kota Kupang, Mat Talib mengecam keras pengerusakan dan pengusiran kegiatan retret pelajar Kristen di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Sukabumi, yang terjadi beberapa waktu lalu.
Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini menyebut tindakan perusakan dan pengusiran terhadap anak-anak yang sedang menjalankan kegiatan keagamaan merupakan bentuk kekerasan yang tidak hanya melanggar hukum, tapi juga mencabik-cabik nilai-nilai Pancasila dan prinsip kemanusiaan yang adil dan beradab.
“Pengrusakan yang di lakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab adalah bentuk kejahatan,” ujarnya, Minggu, 6 Juli 2025.
Video yang beredar menunjukkan sekelompok warga memaksa masuk ke lokasi retret, merusak fasilitas, dan bahkan menumbangkan simbol-simbol ibadah. Beberapa anak terlihat menangis ketakutan.
Mad meminta agar aparat penegak hukum mengambil tindakan kepada para pelaku perusakan dan pengusiran tersebut. “Institusi hukum harus ambil langkah, semua orang yang terlibat pengrusakan dijadikan tersangka,” tegasnya.
Dirinya juga mengapresiasi kepada organisasi masyarakat yang telah berdiri menyerukan keadilan bagi para korban pengusiran.
“Kita apresiasi, karena memang keadilan harus dirasakan semua warga Indonesia dan kejadian seperti ini jangan sampai terulang kembali di Indonesia,” pungkasnya.♦gor








