EXPONTT.COM, KUPANG – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyatakan Pemerintah Kota Kupang saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari tim medis dan laboratorium terkait makanan MBG (Makan Berigizi Gratis) yang diduga menjadi penyebab keracunan ratusan siswa SMP Negeri 8 Kupang.
Dirinya memastikan akan ada tindakan jika memang terbukti terjadi kelalaian oleh pengelola. “Tentu akan ada evaluasi. Kalau terbukti ada kelalaian, akan ada tindakan. Tapi semua ada tahapannya,” ujarnya saat melihat langsung para siswa yang dirawat di Rumah Sakit, Selasa, 23 Juli 2025.
dr. Christian Widodo mengajak semua pihak untuk bersikap bijak dan menahan diri dalam menyebarkan opini sebelum fakta dan hasil pemeriksaan medis keluar.
“Yang paling utama sekarang adalah keselamatan anak-anak kita. Jangan dulu sibuk mencari siapa salah siapa benar, sementara anak-anak sedang butuh pertolongan medis. Mereka butuh infus, butuh stabilisasi. Itu yang paling penting saat ini,” jelasnya.
Dari informasi yang dihimpun, lebih dari 140 siswa SMPN 8 Kupang keracunan diduga usai menyantap MBG. MBG tersebut disantap pada Senin, 21 Juli 2025.
Disebutkan, sampel makanan tersebut juga telah dikirim ke Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk diperiksa.(*)







