Wali Kota Kupang dan Istri Nikmati Festival Musim Dingin 2025 di TTS

Bupati TTS, Buce Lioe dan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo di Festival Musim Dingin TTS 2025 / foto: ist

EXPONTT.COM, TTS – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama sang istri Ketua TP PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya, menghadiri pembukaan Festival Musim Dingin 2025 di Fatukolen, Desa Tunua, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Jumat, 5 September 2025.

Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan festival yang digagas Pemerintah Kabupaten TTS.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah strategis untuk mengangkat potensi pariwisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Baca juga:  Sekda Kota Kupang Paparkan 3 Fokus Utama Percepat Penurunan Stunting

“Festival ini adalah contoh nyata bagaimana pariwisata dapat menjadi lokomotif pembangunan. Bukan hanya mengangkat keindahan alam dan budaya, tetapi juga memberi ruang bagi UMKM untuk berkembang dan memperkenalkan produk mereka ke pasar yang lebih luas,” tegasnya.

Ia juga menekankan agar momentum festival dijadikan sarana kolaborasi antarwilayah dalam memajukan pariwisata Nusa Tenggara Timur.

Baca juga:  Ribuan Usulan Warga Dibahas di Forum Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kota Kupang Tahun 2027

“Dengan adanya keterlibatan lintas kabupaten dan kota, pariwisata NTT akan semakin kuat dan mampu bersaing sebagai destinasi unggulan di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Wali Kota Kupang bersama Ketua TP PKK Kota Kupang menyempatkan diri mengunjungi sejumlah stand UMKM yang menampilkan beragam produk lokal.

Mereka memberikan apresiasi kepada para pelaku usaha yang terus berinovasi memanfaatkan potensi daerah, serta mendorong agar produk-produk unggulan tersebut dapat menembus pasar yang lebih luas.

Baca juga:  Resmikan Kantor Lurah Airnona, Wali Kota Kupang Sebut Gedung Megah Bukan Ukuran Keberhasilan

Festival yang berlangsung 4–6 September 2025 ini menghadirkan beragam agenda, antara lain wisata camping, pameran produk UMKM dan ekonomi kreatif, pentas seni, konser musik, serta kampanye peduli lingkungan melalui penanaman pohon.

Sebanyak 46 pelaku UMKM ekonomi kreatif dari berbagai wilayah di TTS, bersama para pegiat seni yang telah teregistrasi, turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.(*)