EXPONTT.COM, KUPANG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, Richard Odja meminta Pemerintah Kota Kupang mengutamakan aspirasi warga dalam rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.
Hal ini disampaikan menyusul proses perancangan dokumen APBD Tahun 2026 yang saat ini tengah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang untuk dibahas bersama DPRD Kota Kupang.
Richard Odja menegaskan aspirasi yang telah dijaring oleh DPRD Kota Kupang melalui Reses dan Musrenbang oleh Pemkota Kupang harus menjadi acuan dalam pembangunan Kota Kupang.
“Saya harap semua yang menjadi keluhan masyarakat, yang menjadi kebutuhan mendasar seperti masalah lampu jalan, infrastruktur, pelayanan kesehatan, ruang kelas sekolah, serta beberapa program pemerintah lainnya dapat menjadi bahan penting yang masuk dalam rancangan APBD 2026,” ujarnya Selasa, 11 November 2025.
Terkait efisiensi dana Transfer Ke Daerah (TKD) oleh Pemerintah Pusat yang dipastikan akan mempengaruhi ruang fiskal Kota Kupang, Richard Odja berharap Pemkot Kupang melalui perangkat daerah yang menghasilkan pendapatan asli daerah bisa memaksimalkan seluruh potensi yang ada.
”Semoga semua kepentingan masyarakat bisa terakomodir. Terkait TKD yang direncanakan akan diefisiensi, saya minta kepada Dispenda untuk dapat mengoptimalisasi pendapatan daerah,” tegas Politikus Gerindra ini.
Richard optimis target PAD Kota Kupang tahun 2025 sebesar Rp296 miliar dapat tercapai, bahkan berharap bisa melebihi target (over-target) dalam dua bulan sisa ini.
”Jika kita bisa over-target, maka beberapa kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang utama itu bisa kita rencanakan bersama pemerintah di Sidang APBD Murni nanti,” pungkasnya.








