EXPONTT.COM, KUPANG – Perumda Air Minum Kota Kupang yang saat ini dipimpin Isidorus Lilijawa berinovasi dengan Program Buka Segel bagi pelanggan non-aktif yang dilaunching pada 17 November 2025 lalu.
Program ini merupakan upaya Perumda Air Minum agar masyarakat yang sambungan rumahnya tersegel bisa kembali mengakses air bersih dengan cukup membayar 50 persen dari total piutang.
Isidorus Lilijawa menjelaskan, pelanggan yang sambungan rumahnya tersegel cukup membayar 50 persen dari tunggakan atau piutang.
“Untuk dendanya kita hapuskan, pelanggan bisa membayar 50 persen dulu, nanti kita buka segelnya, agar bisa kita layani kembali. Sisa piutangnya bisa dicicil sesuai dengan kesepakatan,” jelasnya.
Direktur Perumda Air Minum, Isidorus Lilijawa, menjelaskan saat ini terdapat kurang lebih 5 ribu pelanggan non-aktif yang sambungan rumah (SR)-nya tersegel karena menunggak pembayaran iuran layanan air.
“Dari total 17 ribu pelanggan Perumda Air Minum, terdapat sekitar 5 ribu pelanggan yang non-aktif, itu terdiri dari non-aktif sementara dan non-aktif permanen,” jelasnya.
Isidorus menyebut total piutang dari tunggakan pelanggan yang tercatat saat ini nilainya mencapai Rp4,7 miliar. “Ini kalau dibiarkan, maka piutang akan semakin bertambah dan kita (Perumda Air Minum) tidak dapat apa-apa,” jelasnya.
Lebih lanjut, Isidorus mengatakan, bagi para pelanggan non-aktif yang ingin mengakses program Buka Segel bisa menghubungi Perumda Air Minum Kota Kupang.♦gor








