EXPONTT.COM, KUPANG – SMK Maritim Nusantara Kupang, menggelar Turnamen Voli Antar SMP se-Daratan Timor yang dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Kupang, Senin, 2 Maret 2026.
Maritim Cup yang pertama ini digelar sebagai ajang para pevoli muda sedaratan Timor untuk berkembang, mengingat bola voli merupakan salah satu olahraga paling diminati di Pulau Timor.
Hal itu terbukti dengan animo para SMP yang mendafatar. Tercatat totak 24 tim putra dan putri SMP dari Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS dan TTU bersaing untuk menjadi juara perdana di kompetisi ini.
Kepala SMK Maritim Nusantara Kupang, Jessica Sodakain menyebut ajang ini bukan hanya digelar sebagai promosi sekolah tersebut, namun juga untuk mengembangkan bakat muda voli di NTT.
Dirinya menyebut, NTT khususnya Pulau Timor memiliki potensi besar di cabang olahraga voli, namun masih minim turnamen bagi para bakat muda untuk mengasah kemampuan.
Jessica Sodakain berharap Maritim Cup bisa menjadi salah satu ajang yang melahirkan bibit-bibit voli yang berpartisipasi di PON 2028 NTB-NTT mendatang.
Ia juga menyebut ajang ini akan menjadi agenda rutin di tahun-tahun mendatang sebagai bukti komitmen SMK Maritim Nusantara dalam ikut membangun olahraga voli di NTT.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis yang membuka secara resmi Maritim Cup I 2026 menyebut, turnamen ini sebagai satu langkah maju dari SMK Maritim Nusantara Kupang dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
Menurutnya, olahraga bukan hanya bertujuan untuk mencapai prestasi namun pembentukan karakter yang tak kalah penting dari kemampuan akademik.
“Olahraga bukan hanya kompetisi, tetapi bagaimana kita menanamkan nilai-nilai sprotifitas, kerja sama tim, bagaimana membangun komunikasi dengan sesama dan saling menghormati lawan serta menerima rasa menang dan rasa kalah,” ungkap Serena Francis.
Dirinya juga mengapresiasi SMK Maritim Nusantara yang berkembang pesat menjadi salah satu sekolah unggul di Kota Kupang di bawah kepemimpinan Jessica Sodakain.
“Ini yang kita bilang, kalau memimpin dengan hati, menyerahakan pikiran, tenaga dan kerja keras, kita hasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang,” ujarnya.
Serena juga menyebut, NTT harus kembali mengembangkan olahraga voli yang sangat banyak penggemarnya.
“Kini saatnya kita hidupkan kembali minat dan kebanggaan terhadap cabang olahraga ini. Melalui ajang ini kita juga sedang menanam benih bagi lahirnya atlet-atlet voli se-daratan Timor,” pungkasnya.♦gor








