Reses DPRD Kota Kupang Roy Riwu Kaho: Gen-Z Minta Wifi Gratis untuk Tunjang Belajar

Anggota DPRD Kota Kupang, Roy Riwu Kaho saat melaksanakan Reses Tahap II Tahun 2025/2026 di Kelurahan Naikolan, Jumat, 6 Maret 2026 / foto: Gorby Rumung

EXPONTT.COM, KUPANG – Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Kupang, Roy Riwu Kaho menggelar Reses Tahap II Tahun 2025/2026 di Kelurahan Naikolan, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Jumat, 6 Maret 2026. Reses yang belokasi di RT 23 ini juga dihadiri oleh puluhan warga dari RT 24 dan RT 25 Kelurahan Naikolan.

Dalam kesempatan tersebut, berbagai aspirasi kembali disuarakan oleh warga kepada Roy Riwu Kaho untuk diperjuangkan di tahun ini, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan hingga penerangan jalan. Tak sedikit mama-mama yang meminta perbaikan pelayanan kesehatan oleh Pemerintah Kota Kupang di tingkat posyandu. Ada pula para pedangang yang meminta bantuan gerobak dan coolbox dari pemerintah.

Berbeda dari biasanya, reses yang dihelat oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang ini juga diikuti oleh sejumlah Gen-Z yang ikut menyuarakan aspirasinya.

Baca juga:  Hanura Buka Suara Soal PAW Anggota DPRD Kota Kupang Mokrianus Lay

Leni misalnya, meminta pemerintah untuk bisa menghadirkan jaringan internet atau wifi gratis di RT untuk menunjang kegiatan belajar para pemuda dan pelajar.

“Saya disini mewakili pemuda dan para pelajar, kami berharap ini bisa diusulkan dalam mata anggaran ketika persidangan (DPRD) tentang pengadaan jaringan wifi,” ujarnya.

Leni yang saat ini mengenyam pendidikan tinggi, mengaku saat ini kegiatan perkuliahan tidak hanya dilakukan di kampus namun juga secara virtual yang menuntut adanya internet dengan jaringan yang baik.

Dirinya menyebut karena keterbatasan ekonomi orang tua banyak pelajar tidak bisa mengakses internet untuk menunjang belajar.

“Kalau pakai wifi dari hape kurang bagus, karena laptop butuh jaringan internet yang kuat. Kalau bisa di RT dipasang wifi supaya menunjang kegiatan belajar kami, sekaligus mengurangi beban orang tua,” jelasnya.

Baca juga:  Ratna Megasari Tak Hadir Mediasi, Fransisco Bessi Fitnah Jesica Sodakain

Terkait hal itu, Roy Riwu Kaho mengakui, di zaman digitalisasi saat ini, internet bukan hanya simbol kemajuan teknologi, namun juga peluang bagi anak-anak muda untuk berusaha dan memilki pendapatan.

Untuk itu dirinya menyebut, kebutuhan internet bagi para pemuda dan pelajar akan menjadi usulan yang akan didorong ke Pemerintah Kota Kupang.

“Ini masukan yang bagus, tentu ini akan menjadi hal yang akan kami dorong ke pemerintah supaya ini bisa diperhatikan ini secara serius. Karena saat ini banyak sekali yang berusaha dari rumah lewat media sosial, ada juga yang pakai belajar. Banyak hal positif dari internet ini,” ujarnya.

Baca juga:  PPPK yang Mau Cerai Harus Izin Wali Kota Kupang

Selain itu, sejumlah warga Kelurahan Naikolan sehari-hari bekerja sebagai penenun juga meminta perhatian pemerintah dalam bantuan benang dan modal untuk mengembangkan usaha mereka.

Merespon hal itu, Roy Riwu Kaho menyebut, hal itu akan menjadi perhatian untuk disampaikan Pemerintah Kota Kupang agar memprioritaskan warga di Kelurahan Naikolan untuk bisa mendapatkan bantuan benang dan lainnya.

“Biasanya ada bantuan benang, kalau bukan tahun ini, tahun depan penenun disini akan jadi prioritas untuk dapat bantuan,” tegasnya.

Sementara terkait permintaan infrastruktur jalan dan penerangan jalan, lanjut Roy Riwu Kaho, dirinya telah mendata sejumlah jalan di wilayah tersebut untuk menjadi prioritas untuk diperbaiki oleh Pemkot Kupang dan dikerjakan tahun ini.♦gor