Tim Perse Disambut Meriah Paguyuban Ende–Lio Maumere

Bupati Marsel diperciki air Sikka Peguyuban Ende- Lio di Maumere

♦ Bupati Marsel Petu dipercik air Sikka

Tidak disangka. Ternyata kedatangan tim kedua yang tiba lebih dulu di Maumere, ibukota Kabupaten Sikka dalam mengikuti turnamen El Tari Memorial Cup 2015 adalah Tim Perse dari Kabupaten Ende. Para Pemain, Official dan Manager Perse bersama Bupati Ende, Marsel Petu dan Ketua DPRD Ende, Herman Yosep Wadhi disambut meriah di Nita, belasan kilometer dari ibukota nyiur melambai.
Tidak saja oleh Peguyuban Ende-Lio yang ada di Kota Maumere dan sekitarnya, tetapi Tim Perse juga disambut oleh Ketua Pelaksana El Tari Memorial Cup 2015 yang adalah Wakil Bupati Sikka yakni Paulus Nong Susar dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sikka.
Seperti disaksikan EXPO NTT, setelah Bupati Marsel Petu dan rombongan Perse turun dari mobil langsung diterima oleh Paulus Nong Susar dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sikka. Setelah berjabatan tangan dilanjutkan dengan acara adat Sikka dimana Bupati Bupati Marsel Petu dipercik dengan air Sikka. Setelah itu, dikalungkan secara khusus dengan selendang Sikka.
Acara selanjutnya diserahkan kepada Peguyuban Ende-Lio di Maumere. Diawali dengan bahasa adat yang disampaikan oleh Anis Wangge. Setelah itu dilanjutkan dengan acara pengalungan. Bupati Marsel Petu kembali dihadiahkan satu lembar selendang. Berikut, Ketua DPRD Ende, Herman Yosep Wadhi, Manager Perse, Fransiskus Taso, Ketua Asosiasi PSSI Kabupaten Ende, Sabri Indra Dewa dan Nyongky Kastanya- Pelatih Kepala Perse Ende.
Ada satu selendang lagi yang disiapkan untuk Kapten Tim Perse. Tetapi karena belum ditentukan siapa sebagai kapten, maka selendang kembali menjadi milik penguyuban. Jumlah peguyuban Ende-Lio di Maumere yang menyambut tidak kurang dari 200 orang. Ini menunjukan bukti bahwa dukungan masyarakat Kabupaten Sikka yang berasal dari Ende- Lio terhadap Tim Perse cukup besar. Dilihat dari jumlah, sebenarnya bukan hanya 200 orang, tetapi berdasarkan pengakuan dari Fanus –salah seorang putra Ende yang sudah belasan tahun berkarya di Maumere, ada yang sudah pulang karena kehadiran Tim Perse tidak sesuai dengan waktu yang sudah disepakati.
Dari Nita, rombongan Perse diarak mengintari Kota Maumere, meskipun sudah malam. Sebelum dihantar ke tempat penginapan di Hotel Nara, semua rombongan makan malam bersama di rumah Farid Ladapase. Seperti biasa ada sejumlah acara yang disiapkan, termasuk sejumlah sambutan baik oleh Sesepuh Peguyupan Ende- Lio Maumere, Ketua Pelaksana El Tari Memorial Cup dan Bupati Marsel Petu.

Harap bertemu di final
Dalam sepata kata dua, Haji Abubekar mengatakan setelah diketahui bahwa Perse ikut dalam turnamen ini di Maumere, kami sebagai warga Ende-Lio ber-KTP Kabupaten Sikka sepakat bahwa ketika Tim Perse datang, kami yang ada di Maumere harus menjemput dan sekarang ini sudah kami lakukan.
Ini sebagai bukti secara emosional mendukung Tim Perse dalam pertarungan bergensi ini. Karena itu, harapan kami dalam pertarungan, mudah-mudahan Tim Perse dan Tim Persami bertemu di final, ucap Haji Abubekar dan disambut tepuk tangan meriah dalam acara ramah tamah sederhana itu.
Harapan yang sama juga disampaikan oleh Paulus Nong Susar- Ketua Pelaksana El Tari Memorial Cup 2015. Kata dia, Tim Perse, meskipun dari kabupaten terdekat, tetapi merupakan tim kedua yang sudah tiba di Maumere. Kami merasa bangga dan haru dan mendukung perjuangan Tim Perse dalam pertarungan bergensi ini. Namum kita berdoa bersama –sama mudah-mudahan Tim Perse dan Tim Persami tidak  berada pada satu pool dan kalau bertemu, bertemu di final.
Pernyataan Paulus Nong Susar ini juga disambut tepuk tangan meriah. Sementara  Bupati Marsel Petu dalam sambutannya mengatakan para pemain yang datang ini adalah hasil dari seleksi secara terbuka. Manager dan official telah mempersiapkan mereka secara baik dan mudah-mudahan mereka mampu mengantisipasi serangan lawan dan berbalik melakukan serangan dan membuahkan kemenangan.
Untuk itu, saya secara pribadi maupun sebagai Bupati Ende meminta bantuan dan dukungan peguyuban Ende-Lio di Maumere kepada Tim Perse. “Merupakan kerinduan kami dan kerinduan kita semua jika Perse mampu memboyong piala El Tari Memorial Cup ini ke Ende,”ujar Bupati Marsel Petu yang juga disambut tepuk tangan meriah.
Dalam acara ramah tamah sederhana tersebut, Bupati Marsel Petu bersama Herman Yosep Wadhi, Fransiskus Taso, Sabri Indra Dewa dan Yulius Cecar Nonga sempat melantunkan tiga lagu. Para pemain juga demikian, tidak saja berjoget, tetapi juga melantunkan suara emas mereka. Acara malam itu berakhir dengan gawi bersama. Tepat pukul 21,00 wita, Bupati Marsel Petu dan rombongan pengantar yang lain kembali ke Ende.

rik