EXPONTT.COM, KUPANG – Vincentius Yoyok Suryadi, Founder and Thecnical Director Hapkido Indonesia menggelar Short Course di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang digelar di Neo Aston Hotel Kupang, 28 – 29 Januari 2023.
“Kegiatan ini untuk mengembangkan Hapkido di NTT dan kita lakukan untuk persiapan PON 2024 dan 2028 nanti,” kata Yoyok.
Dirinya mengungkapkan NTT memiliki potensi yang besar dalam bidang olahraga bela diri. “Kita sudah tahu kehebatan atlet NTT di olahraga tinju, kempo, taekwondo dan lainnya, tentu harus terus berkembang juga di olahraga bela diri lainnya termasuk Hapkindo ini,” kata Yoyok.
Meski baru seumur jagung Hapkido ada di NTT, Yoyok menyebut NTT sudah meraih 1 perak di Kejuaraan Nasional bulan Agustus 2022 di Kota Padang.
“Itu pun kalah dari tuan rumah Sumatera Barat dan saat itu NTT juga hanya mengirimkan satu atlet saja yang ikut, kalau kirim empat atau lima atlet tentu akan berbeda cerita,” ungkapnya.

Menurutnya harus ada dukungan dari pihak-pihak terkait untuk pengembangan olahraga bela diri termasuk Hapkido. Dirinya menyebut telah bertemu dan berdiskusi dengan Wakil Gubernur NTT sekaligus Ketua KONI NTT, Josef Nae Soi, terkait perkembangan Hapkido di NTT.
“Harus ada dukungan yang baik, apalagi NTT akan jadi Tuan Rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) bersama NTB pada 2028 nanti. Semua harus dipersiapkan dari sekarang,” kata Yoyok.
Baca juga:SMAN 7 Kupang Manfaatkan Kreatifitas Guru Untuk Temukan Minat dan Bakat Siswa
Sabam Manto Dally, Leader dan perintis Hapkido NTT, yang juga ikut serta dalam short course tersebut mengatakan, saat ini telah terbentuk lima pengurus cabang Hapkido di NTT diantaranya Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Belu, Sabu Raijua dan Sumba Timur.
Sabam Manto mengungkapkan, meskipun Hapkido baru diperkenalkan di NTT pada tahun 2019 namun sudah melahirkan juara nasional.
“Pada Agustus 2022, saya membawa Sabam Muhamad Amin ke Padang untuk mengikuti Kejurnas Hapkido dan dia mendapatkan perak. Itu pun dia kalah dari tuan rumah yang memang merupakan peraih emas di eksebisi PON Papua,” ungkapnya.
Sabam Manto mengatakan, Hapkido NTT saat ini akan berfokus untuk mengahadapi kualifikasi PON di Solo pada bulan Juni 2023 mendatang. Dirinya berharap ada dukungan dari KONI NTT untuk bisa mendorong agar Hapkido di NTT.
“Tapi di masa sulit ini kami mengerti akan keadaan,namun kami akan buktikan di PON 2024 nanti, saya yakin atlet Hapkido akan mengharumkan nama NTT,” kata Manto.

Dirinya berharap, Hapkido bisa terus berkembang dan semakin diminati di NTT. “Ini bela diri yang sudah bisa disebut mix martial arts, karena paduan dari banyak bela diri dan juga perminan alat ada di dalam Hapkido ini,” pungkasnya.
Baca juga:Wagub NTT Raih Doktor Ilmu Hukum dengan Predikat Cum Laude








