EXPONTT.COM, KUPANG – Sekolah Menengah Atas (SMA) Seminari Santo Rafael Kupang, membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2023/2024.
PPDB SMA Seminari Santo Rafael telah dibuka sejak Januari 2023 lalu dan akan ditutup pada 22 Juni 2023.
Kepala SMA Seminari Santo Rafael Kupang, Rm. Fengky Kopong, Pr. mengatakan, dalam pembelajaran, SMA Seminari Santo Rafael Kupang menerapkan dua kurikulum, yaitu Kurikulum SMA Merdeka Belajar yang ditetapkan oleh pemerintah dan kurikulum seminari.
Ia menyebut, program SMA Seminari Santo Rafael berjalan beriringan antara Kurikilum Merdeka Belajar dan kurikulum seminari dengan menerapakan 6 dimensi dalam Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) serta prinsip-prinsip seminari.
Rm Frengky mengatakan, SMA Seminari Santo Rafael memiliki beberapa program unggulan, salah satunya multimedia yang merupakan bagian dari kurikulum seminari. “Itu salah satu program unggulan dan menhadi mata pelajaran di semua tingakatan kelas. Yang diajarkan itu desain grafis, editing video,” ungkapnya.
Dirinya menyebut, sekolahnya menyadari tidak semua lulusan pada akhirnya mendapat panggilan sebagai imam, untuk itu, kurikulum seminari mempersiapkan lulusan yang siap menghadapi dunia kerja.

“Jadi kalau pada akhirnya lulusan tidak melanjutkan ke seminari tinggi atau perguruan tinggi dia sudah memiliki kemampuan,” jelasnya.
Selain multimedia, SMA Seminari Santo Rafael juga mengutamakan literasi sebagai dasar dalam pembelajaran.
“Disini kami memiliki sejumlah kegiatan literasi yang dilakukan, Rabu dan Sabtu membaca masal sekitar 45 menit,” ungkapnya.
Di hari Selasa dan Jumat siswa melaksanakan News Date, kegiatan bertujuan untuk melatih kemapuan bahasa dan kemampuan public speaking setiap siswa. “Jadi kegiatan itu siswa menyampaikan berita yang ia dapat dari surat kabar dan menyampaikan kepada semua warga sekolah dalam bahasa Inggris,” jelasnya.
Tak hanya itu, kegiatan literasi di SMA Seminari Santo Rafael, lanjut Rm. Frengky, juga dilakukan dalam bentuk seminar mini yang dilaksanakan setiap pekan kedua setiap bulan dengan mendiskusikan tema-tema aktual yang terjadi di masyarakat.
“Tiap bulan kita juga terbitkan majalah dinding (mading) kelas, mading umum dan mading guru dengan tema-tema aktual,” ungkapnya.
“Jadi di seminari tidak selalu hal yang religius, tetapi apa yang menjadi dinamika di masyarakat juga selalu dibahas oleh siswa,” tambahnya.
Sebagai sekolah khusus persiapan bagi para calon imam, SMA Seminari Santo Rafael Kupang memiliki aspek pembentukan karakter yang disebut 5S, diantaranya, Santitas, Siensia, Sanitas, Satensia dan Sosialitas.
Santitas atau kekudusan dimana siswa dibentuk karakter berkaitan dengan perilaku religius. “Kalau disini ada misa setiap hari, setiap minggu, rekoleksi bulanan, rekoleksi bulanan, ibadah tobat setiap bulan, katekese bulan kitab suci, katekese saat masa Pra Paskah dan masa adven. Itu sebagai bagian dari pembentukan karakter,” jelas Rm Frengky Kopong Pr.
“Kemudian ada siensia atau ilmu pengetahuan, sanitas atau kesehatan, satensia dan sosialita atau kehidupan sosial, bagaimana anak-anak memiliki rasa peduli dengan sesama yang susah, keluarga dan kehidupan sosial di luar seminari,” tambahnya.
Dalam bahasa awam, lanjut Rm Frengky Kopong, lima prinsip tersebut bisa disebut ‘Empat Olah’, olah pikir, olah spritual, olah rasa dan olah raga.
Lebih lanjut dia menjelaskan, olah pikir, yaitu mampu berpikir kritis, kreatif dan analitis. Punya bekal pengetahuan dan ketrampilan. Punya kebiasaan membaca dan belajar.
Olah spiritual, dalam artian dewasa dalam hidup rohani, dalam hidup panggilan, dalam hidup menggereja dan bermasyarakat.
Olah rasa dimana siswa mampu bersimpati dan berempati, mampu bekerjasama dan berelasi, dan oelah raga, siswa dilatih menjadi untuk sehat secara fisik, dewasa secara manusiawi dan sehat psikis.♦gor
Berikut informasi PPDB SMA Seminari Santo Rafael Kupang TA 2023/2024

Ikuti berita dari EXPONTT.com di Google News








