Jelang PPDB 2024, Kepala SMA/SMK Diimbau Hindari Gratifikasi dan Penyimpangan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo / foto: Gorby Rumung

EXPONTT.COM, KUPANG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ambrosius Kodo, mengimbau seluruh Sekolah Menegah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri untuk menaaati aturan dalam pelaksaanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2024/2025.

Hal tersebut disampaikannnya jelang pelaksanaan PPDB yang akan diselenggarakan pada 19 hingga 21 Juni 2024.

“Saya imbau kepada kepala sekolah dan operator sekolah untuk menaati zonasi sekolah yang sudah diatur. Tidak usah melanggar ketentuan yang diatur,” katanya saat diwawancarai, Jumat, 14 Juni 2024.

Baca juga:Β Pemkot Kupang Pastikan Pendaftaran PPDB 2024 Online Nihil Galat

Dirinya juga mengingatkan segala proses PPDB tahun 2024 juga diawasi oleh aparat penegak hukum (APH).

“Sesuai dengan edaran oleh KPK, KPK juga sudah mengingatkan tidak boleh terjadi gratifikasi di dalam PPDB tahun ini,” jelasnya.

Selain itu, Pemprov NTT juga telah mendatangani komitmen bersama dengan kejaksaan, kepolisian dan Ombudsman untuk mengawasi proses PPDB.

Baca juga:Β Ini Cara Daftar Online PPDB SD dan SMP Negeri Kota Kupang, Mulai Buka 19 Juni 2024

“Tujuannya untuk memastikan PPDB tahun ini bisa dilaksanakan secara akuntabel, transparan dan bisa dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Dirinya juga mengimbau kepada seluruh peserta didik dan para orang tua/wali para peserta didik untuk melakukan pendaftaran sesuai dengan zonasi yang ada.

“Agar tidak terjadi persoalan, kegaduhan akibat penyimpangan dalam PPDB,” pungkasnya.♦gor

Baca juga:Β Pemkot Kupang Akan Punya Labkesda, Dibangun Tahun Ini