Orang Kaya Susah Masuk Surga

  • Bagikan
Fr. M. Yonahes Berchmans, Bhk,M.Pd
♦ Renungan Minggu, 10 Oktober 2021
Oleh : Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk
SEMANGAT PAGI, pada hari ini kita memasuki hari Minggu biasa ke XXVIII. Dan Injil hari ini dikisahkan tentang Orang Kaya Sukar Masuk Kerajaan Allah (Mrk. 10: 17 – 27).
*Pertanyaannya adalah apakah benar Orang Kaya Sukar Masuk Kerajaan Allah? Jawabannya tidak selamanya benar. Dan sebaliknya tidak selamanya pula orang miskin dengan mudah masuk kerajaan Allah. Mengapa demikian? Sebab, untuk memperoleh hidup yang kekal atau untuk memasuki kerajaan Allah, ada syaratnya, yakni* _syarat pertama_ *menjalani atau melaksanakan 10 perintah Allah yang disampaikan melalui Musa.
Namun, menurut Yesus syarat ini, belum sempurna, dan mesti diikuti lagi dengan* _syarat kedua_ *mengikuti Yesus. Hal ini mau mengatakan bahwa Yesus adalah jalan menuju kehidupan kekal. Dialah perjanjian baru yang datang ke dunia mau menggenapi perintah Allah dalam perjanjian lama melalui Musa.
Oleh karena itu, hukum Musa atau hukum Taurat digenapi dalam hukum KASIH, yakni Yesus yang adalah Allah yang menjelma menjadi manusia. Maka, orang yang mengikuti Yesus akan memperoleh hidup yang kekal. Namun, syarat utamanya adalah percaya seutuhnya kepada Yesus.
Untuk itu, setiap orang ditantang untuk dapat melepaskan diri dari keterikatan atau kelekatan akan harta duniawi. Atau dengan kata lain, untuk mengikuti Yesus yang merupakan jalan menuju kehidupan yang kekal, harus memiliki sikap lepas bebas dari hal hal duniawi.
* Yang kedua, *harta kekayaan pun bisa menjadi sarana bagi dalam mengikuti Yesus menuju kehidupan yang kekal, ketika kita memperhatikan orang miskin, kaum papa, dengan berbagi atau bersedekah atau beramal dengan mereka. Dengan demikian, sesungguhnya Yesus tidak pernah membenci atau memusuhi orang kaya, yang memanfaatkan kekayaannya untuk keselamatan orang lain, khususnya kaum hina dina.
Jika demikian, maka kekayaan bisa menjadi sarana untuk memperoleh hidup yang kekal. Jadi, baik orang kaya maupun orang miskin memiliki kesempatan yang sama untuk memasuki kerajaan Allah atau kehidupan yang kekal.
Orang yang miskin secara materi, dan juga miskin secara rohani, maka diapun tidak akan bisa memasuki kerajaan Allah atau kehidupan yang kekal.  Bagaimana dengan kita?
Semoga kita miskin secara materi, namun kaya secara rohani.
* Semoga demikian. Selamat Berhari Minggu 🙏🙏
  • Bagikan