Kisah Santo Yohanes Rasul Penulis Injil

♦ Renungan Pagi

Oleh : Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk

 

SEMANGAT PAGI, pada hari ini gereja katolik sejagat merayakan Pesta Santo Yohanes, Rasul dan Penulis Injil. Dan Injil hari ini dikisahkan tentang Kebangkitan Yesus (Yoh. 20: 2 – 8).

Kisah ini diceritakan oleh Maria Magdalena kepada Simon Petrus dan Yohanes yang merupakan murid yang dikasihi Yesus. Yang menarik adalah setelah keduanya mendengar cerita dari Maria Magdalena, mereka berlari menuju ke kubur Yesus. Dua orang melihat sebuah peristiwa namun, menangkap pesan berbeda.

Petrus hanya melihat kain kafan terletak di tanah, sedangkan kain peluh yang tadinya ada dikepala Yesus, tetapi agak ke samping ditempat yang lain dan sudah tergulung. Sedangkan Yohanes ia melihatnya dan percaya.

Percaya kalau Sang Guru Sejati yakni Yesus sudah bangkit seperti yang dikatakan Nya. Oleh karena itu, Yohanes sebagai seorang penulis Injil keempat, menegaskan bahwa tulisannya merupakan kesaksiannya atas apa yang telah didengar, dilihat, dirasakan, dan diraba selama perjalanannya bersama Yesus bahkan sampai dibawah kaki Salib Yesus dan juga hingga kebangkitan Yesus Kristus.

Bagaimana dengan kita? Yohanes mengajak kita untuk juga memberikan kesaksian tentang Yesus yang kita imani, yang kita rasakan, dan kita alami melalui pengalaman perjumpaan kita secara pribadi dengan Yesus, disaat suka maupun duka, yang tercermin dalam cara hidup, cara bersikap, cara berperilaku, cara bertutur kata dan cara bertindak kita yang baik dan benar serta menyenangkan hati Tuhan dan sesama. Semoga dengan demikian, semakin banyak orang yang terpikat, dan akhirnya percaya kepada Yesus berkat kesaksian hidup kita. Mudah-mudahan 🙏🙏