Berjaga jaga atau Siap Sedia, Karena Putera Manusia Datang Pada Saat Yang Tidak Kita Duga

Renungan oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk – Ka SMPK Frateran Ndao – Ende.

SEMANGAT PAGI, pada hari ini kita memasuki hari Minggu Biasa XIX. Dan bacaan Injil hari ini dikisahkan tentang Kewaspadaan (Luk. 12: 35 – 40).

Jika kita simak dengan baik bacaan Injil hari ini, sesungguhnya Yesus membicarakan tentang akhir zaman atau parousia: kedatangan Tuhan Yesus yang kedua. Bahwa kedatangan Yesus yang kedua, tidak ada satu pun manusia di dunia ini yang tahu. Oleh karena itu, suatu sikap yang bijaksana yang harus kita lakukan adalah dengan berjaga jaga selalu atau bersiap sedia selalu, yang diwujudkan lewat kesetiaan dan ketekunan kita dalam doa, ibadah, kebaktian, Ekaristi, dan juga lewat perbuatan – perbuatan baik kita, lewat puasa dan lewat bersedekah.

Jika itu yang terjadi, yang kita lakukan, maka kapanpun Tuhan Yesus datang menjemput kita, kita sudah dalam keadaan ready atau SIAP. Itu sama seperti sikap seorang hamba dalam Injil hari ini, yang selalu siap menanti nantikan tuannya pulang dari perkawinan, supaya jika tuannya itu datang dan mengetuk pintu, segera dibuka pintu baginya. Dan hamba itu dikatakan oleh Yesus sebagai hamba yang berbahagia, yang didapati tuanya sedang berjaga jaga, ketika ia datang*.

Bagaimana dengan kita? *Yesus pun mengingatkan kita untuk selalu berjaga jaga atau Siap Sedia selalu, sebagai murid Yesus yang bijaksana: dengan setia dan tekun dalam doa, ibadah, kebaktian, Ekaristi, juga dalam berbuat baik, bersedekah, dan saling mengasihi, saling mengampuni dan saling melayani dan lewat pertobatan yang terus-menerus atau metanoia.

Dan akhirnya, semoga kita didapati sedang berjaga jaga atau Siap Sedia, ketika Tuhan Yesus menjemput kita*.

Mudah-mudahan. Selamat Berhari Minggu 🙏🙏