Mengambil Bagian Dalam Tugas Perutusan Yesus

♦Renungan oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk – Ka SMPK Frateran Ndao – Ende

SEMANGAT PAGI, pada hari ini gereja katolik sejagat merayakan Pesta Bertobatnya Santo Paulus, Rasul. Dan bacaan Injil hari ini dikisahkan tentang Yesus Beberapa Kali Menampakkan Diri Dan Mengutus Murid Murid Nya, Yesus Terangkat Ke Surga (Mrk.16: 15 – 18).

Sebelum Yesus terangkat ke Surga, Ia memberikan kuasa kepada para murid Nya, sebelum mereka diutus untuk pergi ke seluruh dunia guna memberitakan Injil kepada seluruh makhluk. Dengan memberikan kuasa kepada mereka, itu artinya Tuhan Yesus tetap menyertai para murid Nya. Dia bersabda: ” dan ketahuilah Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman” (Mat.28: 20).

Dengan demikian, Yesus tidak pernah meninggalkan para murid dalam perutusan Nya. Dan dalam perutusan itu, Yesus menjanjikan keselamatan bagi yang percaya dan dibaptis oleh pewartaan para murid Nya. Dan sebaliknya yang tidak percaya dan tidak dibaptis akan dihukum alias tidak memperoleh keselamatan hidup yang kekal. Bagaimana dengan kita? Kita pun sebagai murid Yesus, juga mendapat tugas perutusan yang sama, yakni pergi ke seluruh dunia untuk memberitakan Injil. Dan kita juga telah menerima kuasa Roh Kudus melalui sakramen baptis dan sakramen Krisma. Itu artinya pula Tuhan Yesus juga menyertai kita dalam tugas perutusan kita itu. Dan tugas perutusan kita di zaman sekarang kita wujudkan melalui tugas, pekerjaan, profesi dan tanggung jawab yang dipercayakan kepada kita masing-masing.

Sebab, ketika kita melaksanakan tugas perutusan kita dengan sebaik baiknya, dengan sepenuh hati dan penuh tanggung jawab, berarti kita telah memberitakan Injil Tuhan. Juga berarti kita telah ambil bagian dalam tugas perutusan Yesus yakni menyelamatkan manusia. Maka, tugas kita adalah menyelamatkan mereka mereka yang dipercayakan kepada kita, mulai dari anggota keluarga, anggota komunitas, anak anak asrama dan peserta didik.

Semoga demikian 🙏🙏