Melayani Yesus Lewat Melayani Sesama

Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk - Ka SMPK

Renungan oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk – Ka SMPK Frateran Ndao – Ende.

 

SEMANGAT PAGI, Sudahkah anda mengawali hari baru ini dengan doa dan ucapan syukur? Jangan lupa untuk memberikan senyum, sapa, salam, sopan dan santun kepada sesama. Dan semoga hari mu indah dan menyenangkan! Pada hari ini gereja katolik sejagat merayakan Pesta Santo Laurensius, Diakon dan Martir.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Yohanes 12: 24 – 26, yakni tentang Yesus Memberitakan Kematian Nya. Tentang hal ini, Yesus mengumpamakan diri Nya seperti biji gandum. Bahwa jika biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi, jika mati, ia akan menghasilkan banyak buah.

Demikianlah Yesus, telah mati atau wafat di kayu salib, demi untuk menebus dosa kita manusia, lalu Ia dimakamkan dan pada hari ketiga Ia bangkit sebagai Allah. Dengan demikian, kematian Yesus menghasilkan banyak buah, yakni buah cinta kasih, buah penebusan, buah keselamatan, dan kebangkitan bagi yang beriman dan percaya kepada Nya.

Namun, beriman dan percaya saja tidak cukup, melainkan kita harus mewujudkan iman dan kepercayaan kita melalui AKSI nyata dengan cara melayani sesama secara tulus. Sebab, dengan melayani sesama secara tulus, berarti kita telah melayani Yesus. Ingat, Yesus hadir dalam diri sesama, yang miskin, yang berkekurangan, yang malang, yang menderita dan yang hina.

Dia bersabda: ” _sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku_(Mat. 25: 40). Dan Yesus memberikan garansi bagi siapa saja yang melayani Dia, maka pelayan Nya itu, akan selalu ada bersama Yesus.

Maka, mari kita dengan tidak jemu jemu berbuat baik kepada sesama. Sebab, secara demikian kita telah berbuat baik kepada Yesus. Jadi, dengan melayani sesama dengan tulus hati, berarti kita telah melayani Yesus dengan tulus hati juga.

Semoga demikian !!