Celakalah Kalian

Frater

♦Renungan oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk – Ka SMPK Frateran Ndao – Ende.

 

SEMANGAT PAGI, Sudahkah anda mengawali hari baru ini dengan doa dan ucapan syukur? Jangan lupa untuk memberikan senyum, sapa, salam, sopan dan santun kepada sesama. Dan semoga hari mu indah dan menyenangkan!

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Matius 23: 27 – 32, yakni tentang Yesus Mengecam Ahli Ahli Taurat Dan Orang Orang Farisi. Jadi,Yesus mengecam mereka dengan ucapan: celakalah kalian, karena hidup mereka penuh kepura-puraan atau kepalsuan atau kemunafikan. Dan Yesus mengibaratkan mereka seperti kuburan, yang dilabur putih. Sebelah luarnya tampak bersih, tetapi sebelah dalamnya penuh tulang belulang dan berbagai jenis kotoran. Demikianlah dengan cara hidup ahli ahli Taurat dan orang orang Farisi, yang sebelah luarnya tampak benar, tetapi setelah dalamnya penuh kepura-puraan atau kepalsuan atau kemunafikan dan kedurjanaan. Inilah alasannya mengapa Yesus mengecam mereka.

Dan dewasa ini ada banyak orang yang cara hidupnya seperti ahli ahli Taurat dan orang orang Farisi. Mereka ibarat singa berbulu domba. Banyak yang berdasi, tetapi penuh tipu muslihat, penuh modus kejahatan. Mereka tampaknya baik, tetapi hati mereka penuh kejahatan. Jadi, berhati hatilah dengan mereka yang bermulut manis, sebab banyak kali ada muatan yang tidak baik, ada modus kejahatan. Memang tidak semua, tetapi perlu waspada dan berhati-hati.

Bagaimana dengan kita? Kita pun sebagai murid Yesus, diharapkan untuk tidak menampilkan hidup yang penuh kepura-puraan atau kepalsuan atau kemunafikan. Kita harus berani membuka topeng kepura-puraan atau topeng kepalsuan atau topeng kemunafikan, dan mengenakan hidup yang jujur, yang tulus, dan yang ikhlas. Jika demikian, kita tidak akan di kecam oleh Yesus dengan kata kata: celakalah kalian. Maka, mari kita membuat buat hati Yesus tersenyum, dan tidak membuat Nya sedih.

Semoga demikian!!