Membasuh Hati

Frater

♦Renungan oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk – Ka SMPK Frateran Ndao – Ende.

SEMANGAT PAGI, Sudahkah anda mengawali hari baru ini dengan doa dan ucapan syukur? Jangan lupa untuk memberikan senyum, sapa, salam, sopan dan santun kepada sesama. Dan semoga hari mu indah dan menyenangkan! Pada hari ini gereja katolik sejagat memperingati Santo Ignasius Dari Antiokhia, Uskup Dan Martir.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Lukas 11: 37 – 41, yakni tentang Yesus Mengecam Orang Orang Farisi Dan Ahli Ahli Taurat. Pertanyaannya, mengapa Yesus mengecam? Yesus mengecam mereka karena mereka munafik, atau mereka hidup dalam kepura-puraan, yang tampaknya alim, padahal mereka sangat lalim. Juga mereka suka sekali mencari cari kesalahan orang lain, termasuk mencari kesalahan Yesus, saat Yesus tidak membasuh tangan sebelum makan. Mereka suka melihat dan menekankan hal hal yang sifatnya lahiriah semata. Oleh karena itu, Yesus mengecam mereka dengan berkata: ” hai orang Farisi, kalian membersihkan cawan dan pinggan bagian luar, tetapi bagian dalam dirimu penuh rampasan dan kejahatan”.

Melalui ungkapan diatas Yesus mau mengatakan bahwa yang paling penting bukan soal tidak membersihkan atau membasuh tangan sebelum makan, melainkan yang jauh lebih penting adalah membersihkan atau membasuh hati kita manusia. Karena yang najis itu, bukan soal makanan yang masuk kedalam perut, tetapi yang keluar dari hati kita manusia, itulah yang menajiskan.

Oleh karena itu, membersihkan tubuh kita bagian luar agar penampilan kita oke, itu baik dan penting, tetapi yang lebih baik dan lebih penting lagi adalah membersihkan atau membasuh hati kita. Atau mendandani atau pun merias bagian luar dari diri kita sangat perlu, namun yang tidak kalah perlunya adalah mendandani atau pun merias hati kita, agar layak menjadi istana Nya Tuhan, dengan cara selalu merefleksi dan introspeksi diri, dan akhirnya adanya pertobatan hati, sehingga menjadi manusia yang memiliki hati dan budi yang baru.

Semoga demikian!!