Tuhan Hadir Dalam Diri Sesama Yang Paling Hina

Frater

♦Renungan oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk

 

SEMANGAT PAGI, Sudahkah anda mengawali hari baru ini dengan doa dan ucapan syukur? Jangan lupa untuk memberikan senyum, sapa, salam, sopan dan santun kepada sesama. Dan semoga hari mu indah dan menyenangkan. Jangan lupa untuk selalu bahagia! Pada hari ini, kita merayakan hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam. Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam merupakan hari Raya terakhir dalam penanggalan liturgi sebagai penutup tahun liturgi. Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam jatuh pada hari minggu sebelum dimulainya masa adven. Fokus dari perayaan ini adalah Yesus Kristus sebagai Raja Semesta Alam.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Matius 25: 31 – 46, yakni tentang Penghakiman Terakhir. Pada hari Penghakiman Terakhir, Yesus yang adalah Sang Raja Semesta Alam akan memisahkan kita seorang dari seorang. Orang baik disebelah kanan Nya, dan orang jahat disebelah kiri Nya. Kepada yang disebelah kanan Nya Ia berkata: ” mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa Ku, terimalah kerajaan yang telah disediakan bagimu, sejak dunia dijadikan. Sebab, ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan, ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum, ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan, ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian, ketika Aku sakit, kamu menjenguk Aku, ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku”.

Dan mereka pun berkata: ” Tuhan, kapan kami melakukan semua itu?”. Yesus Sang Raja Semesta Alam akan berkata: ” sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku”. Dan bagaimana dengan nasib mereka yang disebelah kiri Raja Semesta Alam itu? Dia berkata: ” enyalah dari hadapan Ku, hai kamu orang orang terkutuk, enyalah ke dalam api yang kekal, yang telah disediakan untuk iblis malaikat malaikatnya”.: Inilah konsekuensi dari orang orang yang tidak pernah melakukan perbuatan perbuatan baik selama hidupnya. Mereka tentunya menyesal, namun penyesalannya terlambat. Mereka bertanya kapan Tuhan, kami melihat Engkau lapar, haus, sebagai orang asing, telanjang, atau sakit, atau dalam penjara, dan kami tidak melayani Engkau? Ia menjawab: ” sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku”.

Bagaimana dengan kita? Akan kah kita berada disebelah kanan Yesus Sang Raja Semesta Alam? Atau berada di sebelah kiri Nya? Sangat tergantung dari perbuatan perbuatan baik kita yang kita lakukan selama hidup ini. Jika kita, masih diberi kesempatan untuk hidup hingga saat ini, maka lakukanlah sebanyak mungkin perbuatan perbuatan baik sebagai bekal untuk kehidupan kekal yang akan datang. Semoga demikian.

Selamat Berhari Minggu Yesus Raja Semesta Alam!!