Barangsiapa Setia Beriman Kepada Yesus Sampai Akhir, Akan Selamat

Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk - Ka SMPK Frateran Ndao - Ende

♦Renungan oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk

 

SEMANGAT PAGI, Sudahkah anda mengawali hari baru ini dengan doa dan ucapan syukur? Jangan lupa untuk memberikan senyum, sapa, salam, sopan dan santun kepada sesama. Dan semoga hari mu indah dan menyenangkan. Jangan lupa untuk selalu bahagia.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Lukas 21: 12 – 19, yakni tentang Permulaan Penderitaan. Menjadi murid dan pengikut Yesus sejak dahulu hingga sekarang, tidaklah mudah. Ada begitu banyak tantangan atau hambatan, baik yang datang dari dalam diri maupun yang datang dari luar diri.Tantangan atau hambatan yang datang dari dalam diri, karena kita manusia memiliki sisi kerapuhan atau kelemahan kedagingan. Maka, menjadi murid dan pengikut Yesus, harus mampu menyangkal diri, dan memikul salib, lalu mengikuti Dia. Jadi, tantangan atau hambatan dari dalam diri adalah melawan diri sendiri, melawan keinginan daging, melawan kecenderungan manusiawi.

Sedangkan tantangan atau hambatan dari luar diri adalah pengaruh² atau tawaran tawaran atau godaan godaan yang bisa meruntuhkan atau menggoyahkan iman kita kepada Tuhan Yesus. Tantangan atau hambatan dari luar, bisa juga berupa ancaman, hujatan, fitnah, ujaran kebencian, kata kata kafir, atau lainnya, oleh karena kita adalah murid dan pengikut Yesus. Terhadap tantangan² atau hambatan² itu, Tuhan Yesus mengingatkan kita untuk tidak perlu takut. Sebab, Dia selalu bersama kita, dalam segala situasi hidup kita. Dia bersabda: barangsiapa yang setia beriman kepada Nya sampai akhir, akan selamat atau akan memperoleh hidup.

Semoga demikian!!