Semua Orang Mencari Engkau

Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk - Ka SMPK Frateran Ndao - Ende

♦Renungan oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk

 

SEMANGAT PAGI, Sudahkah anda mengawali hari baru di tahun 2024 ini, dengan doa dan ucapan Syukur? Jangan lupa untuk memberikan senyum, sapa, salam, sopan dan santun kepada sesama. Dan semoga hari mu indah dan menyenangkan. Jangan lupa untuk selalu bahagia!

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Markus 1: 29 -39, yakni Yesus Menyembuhkan ibu Mertua Petrus dan Orang Orang Lain, serta Yesus Mengajar Di Kota Kota Lain. Misi Yesus datang ke dunia ini adalah menyelamatkan umat manusia melalui pewartaan Injil tentang kerajaan Allah. Dan Kerajaan Allah adalah cita cita bersama seluruh umat manusia, tidak hanya kelak, tetapi sudah mulai yang terwujud dalam diri Yesus Sang Putera Allah, melalui berbagai mukjizat penyembuhan dan pengusiran setan. Oleh karena itulah, maka Yesus selalu dicari dan dirindukan banyak orang.

Pertanyaannya adalah mengapa Yesus selalu dicari dan dirindukan banyak orang? Karena Yesus memiliki kuasa dan kekuatan yang berasal dari Bapa Nya. Dan hal itu diperoleh Nya melalui doa Nya. Seluruh hidup Yesus di warnai oleh hidup doa Nya, sebelum dan sesudah melakukan karya pelayanan Nya. Bayangkan: waktu hari masih gelap, Dia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana. Inilah kekuatan, sekaligus kuasa yang diterima oleh Yesus dari Bapa Nya. Dan yang perlu digarisbawahi adalah hanya melalui DOA Nya. Kekuatan doa dan cinta Nya, itulah yang menjadikan: semua orang mencari Yesus, demikian kata Simon dan kawan kawannya. Mereka mencari dan merindukan Yesus untuk disembuhkan dan untuk mengusir roh jahat. Namun, pewartaan dan pemberitaan Injil, tidak hanya untuk sekelompok orang, melainkan untuk semua orang yang ingin diselamatkan.

Oleh karena itu, Dia mengajak para murid Nya dan berkata: ” marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu, Aku telah datang_”. Ingatlah, Yesus tidak hanya mengajak Simon dan kawan kawannya, melainkan Dia juga mengajak kita untuk bersama Nya memberitakan dan mewartakan Injil, melalui kesaksian cara hidup, cara bersikap, cara berperilaku, cara bertutur kata dan cara bertindak yang baik dan benar yang mencerminkan bahwa kita adalah murid Yesus. Juga kita bisa memberitakan dan mewartakan Injil, melalui tugas, pekerjaan, profesi, tanggung jawab yang diberikan dengan sungguh sungguh, dengan tekun, dengan jujur, dan tanpa bersungut-sungut serta menggerutu, tanpa menuntut imbalan yang berlebihan.

Inilah juga sebuah kesaksian sebagai seorang murid Yesus. Semoga pada akhirnya, semua orang mencari dan merindukan kehadiran kita, bukan karena diri kita, melainkan karena Yesus yang selalu ada dalam hati kita, ketika kita selalu setia dan tekun untuk berdoa kepada Nya. Amin.