Mereka Bukan Dari Dunia

♦Renungan oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk

 

SEMANGAT PAGI, Sudahkah anda mengawali hari baru ini dengan doa dan ucapan syukur kepada Tuhan? Dan apakah anda sudah memberikan senyum, sapa, salam, sopan dan santun kepada sesama, yang paling dekat dengan kita dan yang kita jumpai di hari ini? Jangan lupa untuk selalu bahagia. Dan semoga hari mu indah dan menyenangkan!

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Yohanes 17: 11b – 19, yakni tentang Doa Yesus Untuk Murid Murid Nya. Bacaan Injil hari ini sama dengan bacaan Injil hari Minggu tgl 12 Mei 2024. Yesus sangat mencintai dan mengasihi para murid Nya termasuk kita. Dia tahu bahwa Dia akan meninggalkan dunia ini dan kembali kepada Bapa Nya di Surga. Oleh karena itu, Dia berdoa secara khusus untuk para murid Nya termasuk kita kepada Bapa Nya, agar memelihara dan menjaga kita para murid Nya dari kejahatan, dari kebencian dan dari kebinasaan dunia ini. Dia tidak mau dan rela kita para murid Nya hilang, karena kejamnya dunia ini. Untuk itu, Dia minta dengan sangat kepada Bapa Nya, agar melindungi, menjaga dan memelihara kita. Sebab, Dia tahu dunia pasti membenci kita para murid Nya, sebagaimana yang Dia alami. Dunia pantas membenci, Yesus dan kita para murid Nya, karena memang Yesus dan kita para murid Nya bukan berasal dari dunia ini. Namun demikian, jika Yesus berdoa kepada Bapa Nya, agar melindungi, menjaga dan memelihara kita dari kejahatannya, kebencian dan kebinasaan dunia ini, lalu bagaimana dengan kita sendiri? Jangan sampai kita membenci Yesus, dan mengasihi dunia.

Membenci Yesus diwujudkan lewat tidak mengindahkan perintah dan ajaran Nya: suka bermusuhan, pertengkaran, percekcokan, mudah membenci, suka menjelek jelekan orang lain, mudah marah, suka menggosip murahan, sulit mengampuni atau memaafkan, dll yang bertentangan dengan perintah dan ajaran Yesus untuk saling mengasihi, saling mengampuni dan saling mengasihi dan saling melayani. Dan mengasihi dunia diwujudkan lewat hidup dalam kenikmatan duniawi atau hidup dalam dosa. Yang luar biasanya adalah Yesus sangat tahu betul bahwa kita pasti akan jatuh dalam dosa, karena itu pada bagian akhir dari Injil hari ini, Yesus berdoa juga agar kita dikuduskan oleh Bapa Nya dari kelemahan manusiawi kita.

Dengan demikian, Yesus berharap kita dikuduskan dalam kebenaran, sehingga dapat memperoleh hidup yang kekal. Semoga demikian.