Jangan Pamer: Bersedekah, Berdoa & Berpuasa

Frater

♦Renungan oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk

 

 

SEMANGAT PAGI, Sudahkah anda mengawali hari baru ini dengan doa dan ucapan syukur kepada Tuhan? Dan apakah anda sudah memberikan senyum, sapa dan salam kepada orang dekat anda dan mereka yang dijumpai di hari ini dengan ramah, sopan dan santun? Jangan lupa untuk selalu bahagia. Dan semoga harimu indah dan menyenangkan.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Matius 6: 1 – 6. 16 – 18, yakni tentang Hal Memberi Sedekah; Hal Berdoa, dan Hal Berpuasa. Jadi, inti dari ajaran atau kotbah Yesus kepada para murid dan pengikut-Nya, termasuk kita yang beriman dan percaya kepada-Nya adalah agar kita jangan bersikap munafik, dalam bersedekah, dalam berdoa, dan dalam berpuasa. Dan ciri orang yang munafik adalah suka pamer, dalam bersedekah, dalam berdoa, dan dalam berpuasa, seperti yang dilakukan oleh orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat. Tuhan Yesus mengingatkan para murid dan pengikut-Nya, termasuk kita, agar dalam bersedekah atau beramal kasih atau memberi atau berbagi, atau berdoa atau berpuasa, harus dilakukan secara tersembunyi, dan biarkan hanya Bapa yang tersembunyi yang melihat tersembunyi akan membalas kepada kita. Jadi, jangan pamer ketika kita berbuat baik atau hendak berbuat baik atau jangan pamer ketika kita berdoa atau hendak berdoa atau jangan pamer ketika kita berpuasa atau hendak berpuasa.

Sebab, ketika pamer, maka kita akan dicap orang munafik dan kelak kita tidak akan mendapatkan pahala dari perbuatan kita itu. Jadi, jangan pamer!!! Semoga demikian.