Kualitas Diri Dapat Dikenal Dari: Sikap, Tutur Kata & Perbuatan Kita

♦Renungan oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk

 

 

SEMANGAT PAGI, Sudahkah anda mengawali hari baru ini dengan doa dan ucapan syukur kepada Tuhan? Dan apakah anda sudah memberikan senyum, sapa, dan salam kepada orang di dekat anda dan mereka yang dijumpai di hari ini dengan ramah, sopan dan santun? Jangan lupa untuk selalu bahagia. Dan semoga harimu indah dan menyenangkan

Renungan hari ini, terinspirasi dari Injil Matius 7: 15 – 20. Yesus mengingatkan para murid dan pengikut-Nya, termasuk kita, untuk waspada terhadap nabi-nabi palsu yang menyamar sebagai domba, tetapi mereka sesungguhnya adalah serigala yang buas. Peringatan Yesus ini, tentunya juga bagi kita, agar kita jangan sampai seperti serigala berbulu domba. Atau dengan kata lain, jangan sampai kita memakai topeng kemunafikan. Lain di bibir lain di hati. Atau antara ucapan dan perbuatan tidak sejalan. Oleh karena itu, hendaklah kita hidup dengan jujur, tulus, dan apa adanya, low profil. Dan walaupun kita memakai topeng berlapis-lapis, namun Tuhan tetap mengenal kita luar dan dalam, sebagai dalam Mazmur 139: 1 – 5: Tuhan Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh. Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi. Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kau ketahui, ya TUHAN. Dari belakang dan dari depan Engkau mengurung aku, dan Engkau menaruh tangan-Mu ke atasku. Jadi, tidak perlu kita munafik dengan memakai topeng, sebab orang lain akan mengetahui kualitas diri kita dari: sikap, perilaku, tutur kata dan perbuatan. Yesus menegaskan bahwa pohon yang baik, akan menghasilkan buah yang baik. Jadi, sekali lagi kita ibarat pohon, maka kualitas diri kita baik, jika menghasilkan buah yang baik berupa: sikap yang baik, perilaku yang baik, tutur kata yang baik dan perbuatan atau tindakan kita yang baik serta menyenangkan. Semoga demikian.