♦Renungan oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk
DAMAI BAGIMU, para saudaraku ytk. Semoga para saudaraku dalam keadaan damai, sehat dan bahagia. Pada hari ini Gereja Katolik sejagat merayakan Pesta Santo Matias, Rasul.
Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Yohanes 15: 9 – 17, yakni perintah supaya saling mengasihi. Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus memberikan *perintah baru* yang sangat penting kepada murid-murid-Nya: *Kasihilah satu sama lain, seperti Aku telah mengasihi kamu.* Perintah ini bukan sekadar ajakan, tetapi panggilan untuk hidup dalam kasih yang sejati, kasih: yang tanpa syarat, rela berkorban dengan sukacita, dan tidak mementingkan diri sendiri, serta selalu bersandar pada -Nya. Yesus menunjukkan kasih-Nya dengan memberikan nyawa-Nya bagi kita. Kasih yang Dia ajarkan bukan hanya sekadar perasaan, tetapi tindakan nyata yang membawa kehidupan bagi orang lain. Ketika kita mengasihi sesama dengan tulus, kita sedang menjalankan perintah-Nya, yakni *Perintah Baru* dan mencerminkan kasih Kristus dalam kehidupan kita. Kasih sejati tidak bergantung pada kondisi atau keuntungan pribadi, melainkan KASIH itu tetap ADA dalam kesulitan, tetap SETIA dalam ujian, dan tetap MEMBERI meskipun tidak menerima balasan. Yesus mengundang kita untuk hidup dalam KASIH seperti ini, KASIH yang berasal dari Bapak dan mengalir melalui diri-Nya kepada kita.
Pertanyaan Refleksi:
1. Bagaimana kita dapat mengasihi orang lain dengan tulus, seperti Kristus mengasihi kita?
2. Apakah hidup kita saat ini mencerminkan KASIH yang rela berkorban?
Selamat berefleksi.







