Verba Docent, Exempla Trahunt

Oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, BHK

 

 

Pax Vobiscum para saudaraku ytk. dalam Kristus Tuhan. Apa kabar Anda di hari ini? Saya berharap menjumpai Anda dalam keadaan sehat, damai dan bahagia. Apakah Anda termasuk orang yang pandai berbicara, namun enggan melakukan? Jika itu yang terjadi, maka Anda termasuk orang NATO: No Action, Talk Only.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Matius 23: 1 – 12, yakni Yesus mengecam ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi. Para saudaraku, ytk. Ada pepatah Latin yang sangat indah: Verba docent, exempla trahunt: kata-kata mengajar, tetapi teladanlah yang benar-benar menggerakkan HATI. Inilah teguran Yesus dalam Matius 23:3: “Turutilah ajaran mereka, tetapi jangan ikuti perbuatan mereka, sebab mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.” Seperti yang kita ketahui bahwa ahli Taurat dan orang Farisi, mereka pandai dalam berkata-kata, tetapi gagal dalam memberi teladan: mereka menaruh beban berat, namun enggan menolong. Mereka hanya berbuat hanya untuk dilihat orang. Mereka hanya mengejar kehormatan, bukan kerendahan HATI. Oleh karena itu, Yesus membalikkan logika dunia: “Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.” Kepemimpinan sejati bukan soal kata-kata atau NARASI indah, melainkan kerendahan HATI dan AKSI yang nyata. Firman memang harus diberitakan (verba docent), tetapi tanpa teladan hidup (exempla trahunt), kata-kata atau NARASI indah hanyalah gema kosong atau lip service. Satu teladan baik lebih berharga daripada seribu nasihat indah yang tak pernah dijalani.

Pesan Untuk Kita:

Mari kita hindari penyakit rohani bernama NATO: No Action, Talk Only. Bicara banyak, tetapi AKSI nihil. Tuhan tidak mencari pengkhotbah paling fasih, melainkan pelaku firman yang setia. Sebaliknya, mari hidup dengan INTEGRITAS: perkataan dan perbuatan saling menguatkan, bukan saling meniadakan. Hidupkan firman, bukan sekadar ucapkan. Jadilah teladan yang menggerakkan HATI, bukan sekadar suara yang lewat. Ingat, kata-kata menggerakkan, namun teladan hidup lebih memikat: Verba Movent, Exempla Trahunt. Amin.

Pertanyaan refleksi

1. Apakah ada bagian dalam hidup saya di mana kata-kata saya belum sejalan dengan tindakan saya?
2. Teladan seperti apa yang ingin saya wariskan kepada orang-orang di sekitar saya, terutama keluarga, komunitas dan di tempat kerja saya?
3. Bagaimana saya dapat beralih dari “NATO”: No Action, Talk Only, menjadi pribadi yang berintegritas, di mana perkataan dan perbuatan saling menguatkan?

Selamat berefleksi🙏🙏

Doa Singkat

Tuhan Yesus, ajarilah kami untuk tidak hanya pandai berkata-kata, tetapi juga setia melakukannya. Jauhkan kami dari sikap “NATO”, hanya bicara tanpa tindakan. Tolong bentuk HATI kami, agar hidup dengan integritas, sehingga perkataan dan perbuatan kami saling menguatkan, menjadi teladan yang nyata bagi sesama, dan untuk memuliakan nama-Mu. Amin.