Terlibat Keributan karena Mabuk Miras, Dua Warga Rote Saling Lapor Polisi

  • Bagikan
Mabuk miras, dua warga Rote saling lapor

EXPONTT.COM – Mabuk minuman keras, dua warga Kabupaten Rote terlibat keributan dan berakhir dengan saling lapor di pihak berwajib.

Keduanya mengaku menjadi korban penganiayaan yang terjadi di rumah Yes Lay di Dusun Dapekoen, Desa Lenupetu, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, Rabu 7 Juli 2021 subuh.

Irwan Daik (46), warga RT 008/RW004, Desa Lenupetu, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao melaporkan Yoram Markus (25) warga Desa Lenupetu, Kecamatan Pantai Baru.

Laporan Irwan ini tertuang dalam laporan polisi dengan nomor  LP/B/13/VII/2021/SPKT/SEK Panbar/Res Rote Ndao/Polda NTT/tanggal 7 Juli 2021.

Baca juga: Sumba Digunjang Gempa Bumi, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Kejadian disebut berawal pada Selasa 6 Juli 2021 saat sedang berlangsung kegiatan kumpul keluarga (Tu’u) di rumah Yes Lay untuk kepentingan membangun rumah.

Dalam kegiatan Tu’u tersebut, sejumlah pemuda mengkonsumsi miras sejak pukul 19.00 wita.

Keributan pun terjadi akibat salah paham dan mengakibatkan terjadinya penganiayaan.

Irwan mengaku mendapatkan lemparan batu dari Yoran. Ini menyebabkan Irwan mengalami luka di bagian wajah.

Baca juga: Sumba Digunjang Gempa Bumi, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Irwan pun melaporkan kejadian ini ke Polsek Pantai Baru.

Lapor balik

Yoram yang tidak terima dengan laporan tersebut pun melakukan hal yang sama.

Ia mendatangi Polsek Pantai baru dan membuat laporan kasus penganiayaan dan tertuang dalam laporan polisi nomor LP/B/14/VII / 2021 /SPKT/Sek Pantai Baru/Res Rote Ndao/Polda NTT/tanggal 7 Juli 2021.

Baca juga: Di Manggarai, Seorang Relawan dan Pasien Covid-19 Terpaksa Berboncengan, Ini Alasannya

Ia mengaku dianiaya Irwan dengan cara didorong dari kursi hingga terjatuh.

Kemudian Irwan duduk di atas perut korban yang masih sedang terlentang sambil memegang leher korban.

Yoram mengaku hadir di rumah Yes Lay bersama Yanto Markus, Rolan Markus dan beberapa pemuda lainnya.

Mereka sempat menenggak minuman keras berupa sopi. Beberapa saat kemudian, datang Irwan Daik mengajak Yoram agar duduk bergabung untuk minum sopi dan berjoget bersama.

Baca juga: Hidup Sebatangkara, Warga Wangka Ditemukan Meninggal

Namun saat itu, korban merasa tubuhnya sudah tidak sanggup untuk minum karena sudah mabuk. Korban Yoram mengaku kalau Irwan tetap memaksa dengan kata-kata ancaman.

Karena mabuk, Yoram mengaku tidak bisa memenuhi ajakan Irwan. Irwan pun datang mendorong Yoram sehingga Yoram terjatuh dari kursi.

Setelah Yoram jatuh terlentang, Irwan jongkok diatas perut Yoram sehingga mengakibatkan Yoram mengalami luka pada bagian siku tangan kiri dan bagian belakang.

Yoram juga melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Pantai Baru untuk proses sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kedua kasus ini diselidiki penyidik unit Reskrim Polsek Pantai Baru,” ujar Kasubbag Humas Polres Rote Ndao, Aiptu Anam Nurcahyo.

  • Bagikan