Penjabat Kades Serubeba dilaporkan Gelapkan Dana Desa Ratusan Juta

Pejabat Kepala desa Serubeba Kecamatan Rote Timur (Rotim),Kabupaten Rote Ndao Eben Manafe bersama dua coleganya,Sekertaris Desa Serubeba Israel Johanis,dan Bendahara Anderias Tupu dilaporkan warga masyarakat setempat yang ditanda-tangani Arnoldus Poy yang diterima EXPO NTT, Minggu, 12 Juli 2015.
Dalam surat tersebut tembusanya kepada Kapolda NTT,Bupati Rote Ndao,Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao, Kepala Inspektorat Kabupaten Rote Ndao,dilaporkan ketiga oknum tersebut mengelapkan dana Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2014 silam senilai,Rp. 246.639.175.
Dengan perincian dana ADD tahun 2014 senilai Rp. 232.813.932,padahal sesuai dengan mekanisme pengalokasian dana ADD yang bersumber dari APBD,semestinya 60 % untuk kegiatan fisik, 30% operasional pemerintah desa dan 10 % PKK. Untuk tahun anggaran 2014 pagu anggaran ADD desa Serubeba senilai Rp. 232.813.932. namun beberapa kegiatan fisik dilakukan secara fiktif yakni dana sebesar Rp. 114.165.000.tetapi dilaporkan 100% pekerjaannya.
Kegiatan fisik fiktif tersebut yaitu , Belanja Bahan Material, Belanja Alat Listrik, belanja Perangko Materi, Belanja Mobilisasi alat berat, Belanja Pihak ketiga Upah Tukang, Belanja Sewa dump Truck, Belanja Sewa alat berat, Belanja Kebutuhan Kelompok dasawisma, total keseluruhan yang fiktif sebesar Rp.  Rp. 114.165.000.
Selain itu, dalam siaran pers tersebut dicantumkan penjabat kepala desa bersama coleganya juga telah menipulasi kode rekening 1.5.3.4 dengan nomenclature bantuan keuangan subsidi pupuk tahun anggaran (TA) 2014. Sebesar Rp. 75.240.875, dana tersebut bertujuan untuk subsidi pupuk bagi masyarakat,namun sayangnya tidak semua mendapatkan bantuan Pupuk
Dalam siaran pers yang diteken Arnoldus Poy juga menyebutkan Penjanbat Kepala Desa Eben Manafe sejak menjabat kepala desa tahun 2008-2014, setiap tahun melaporkan biaya perawatan Motor pribadinya, pertahun Rp. 3.500.000,- sehingga menjabat selama delapan tahun total dana Rp. 46.000.000.-
Selain itu, tahun anggaran 2014, tidak perna ada pemilihan Kepala Desa, tetapi anggaranya dicairkan Rp. 6.731.300. Menurut Penjabat Kepala Desa Serubeba, Eben Manafe belum lama ini ditemui EXPO NTT dikediamnnya membantah dana tersebut, dirinya bahkan siap hadapi laporan warga terkait dengan diirinya. “itu tidak benar, benar kita lihat dilaporkan Pertanggungjawaban tahun anggaran 2015, mengenai motor dirinya telah belanja pada tahun 2008, motor tersebut ada motor dinas milik desa,tetapi plat motor hitam dan STNK atas nama dirinya Eben Manafe dikarena, saat pembelian faktur menggunakan KTP miliknya” katanya singkat.

tim