2 Bulan Pasca Seroja, BNPB Pusat Belum Cairkan Dana Stimulan Perbaikan Rumah Rusak

  • Bagikan
wali kota kupang
Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore

EXPONTT.COM – Wali Kota Kupang Dr. Jefritson R. Riwu Kore, MM, MH menyampaikan Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) Pusat belum mencairkan dana stimulan untuk perbaikan rumah warga yang rusak akibat badai seroja yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 4-5 April 2021 yang lalu.

Jefri mengatakan, Pemerintah Kota Kupang terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam hal ini BNPB untuk mengetahui perkembangan proses penyaluran bantuan tersebut.

Berdasarkan rilis yang diterima media ini, Pemkot telah menyampaikan Usulan Penerima Bantuan Dana Stimulan yang ditetapkan melalui SK Wali Kota Kupang Nomor:  78/Kep/HK/2021 tentang Penetapan Jumlah Kerusakan Rumah Berdasarkan Kategori Rusak Ringan, Rusak Sedang dan Rusak Berat Pasca Bencana Alam Badai Siklon Tropis Seroja di Kota Kupang tahun 2021.

Baca juga: Days For Girls untuk Perempuan di Desa Nulle

Baca juga: Gunung Ile Lewotolok Kembali Erupsi, Pos Pengamatan: Status Level Siaga

Data yang diusulkan sebanyak 12.692 rumah yang telah memenuhi kriteria kerusakan BNPB, terdiri dari 11.090 rumah dengan tingkat kerusakan 30% atau rusak ringan, 869 rumah rusak sedang dengan tingkat kerusakan 50% dan 733 rumah rusak berat dengan tingkat kerusakan 70% keatas hingga tidak bisa dihuni lagi dan warga harus mengungsi.

Menurut Jefri, usulan tersebut saat ini sedang melalui tahapan review oleh Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) BNPB Pusat.

  • Bagikan