Orang Farisi dan Taurat

  • Bagikan
Fr. M. Yonahes Berchmans, Bhk,M.Pd

♦ Renungan Minggu, 29 Agustus 2021

Oleh : Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk
Kepala sekolah SMPK Frateran Ndao

 

SEMANGAT PAGI, pada hari ini kita memasuki hari Minggu biasa XXII. Dan Injil hari ini dikisahkan tentang Perintah Allah dan Adat istiadat Yahudi (Mrk. 7: 1 – 8. 14 – 15. 21 – 23).

Orang orang Farisi dan Ahli Taurat menganggap murid murid Yesus najis, lantaran mereka makan tanpa mencuci tangan terlebih dahulu. Mencuci tangan sebelum makan adalah adat istiadat menek moyang orang Yahudi. Bahkan mereka jg wajib mencuci tangan sepulang dari pasar, karena di pasar mereka masuk ke dalam kerumunan berbagai macam orang, termasuk orang orang yang dianggap najis karena bukan Yahudi atau orang orang berdosa. Namun, Yesus menganggap mereka sebagai orang orang munafik, karena mereka mentaati adat-istiadat leluhur mereka, tetapi mereka mengabaikan perintah Allah. Mereka rajin sekali beribadah dan memegang teguh adat istiadat nenek moyang mereka, tetapi mereka tidak melakukan apa yang diperintahkan oleh Allah. Mereka hanya mementingkan hal yang lahiriah belaka, misalnya tentang cuci tangan sebelum makan atau mencuci cawan, kendi, perkakas tembaga. Jadi, yang perlu dibersihkan kata Yesus adalah bukan yang lahiriah atau yang kelihatan diluar, tetapi hati dan pikiran. Oleh karena itu, Yesus mengajarkan kepada banyak orang, termasuk kita bahwa apa yang masuk ke dalam tubuh tidak dapat menajiskan/mencemari/mengotori hidup seseorang. Yang menajiskan adalah justeru keluar dari dalam tubuh seseorang, yakni pikiran jahat, berbagai hawa nafsu, niat mencuri dan membunuh, keserakahan, iri hati, kesombongan, kedengkian, kejengkelan, kecerobohan. Semuanya itu, berasal dari dalam hati seseorang*.

Maka, mari kita memelihara hati dan pikiran kita, agar tetap sehat:
a. Memberi pujian dengantulus
b. Menganggap orang lain lebih penting dari pada diri sendiri
c. Menjadi pendengar yangbaik
d. Bersikap ramah
e. Bermurah hati/ senang berbagi
f. Berpikir positif terhadap sesama
g. Hindari mencela atau meremehkan orang lain.
h. Perbuatlah apa yang anda inginkan orang lain perbuat kepada anda.
i. Harus memiliki waktu pribadi untuk menjalin relasi dengan Tuhan, lewat doa, membaca firman Nya.
Maka, *penting yang namanya olah pikir, olah hati, olah rasa dan olah raga*.

Selamat Berhari Minggu **

  • Bagikan