Tim Sepak Bola NTT PON Papua Kekurangan Dana, Lima Baju Legenda Dilelang

  • Bagikan
PON Papua
Tim Sepak Bola NTT (ist)

EXPONTT.COM – Lima baju milik legenda sepak bola Timnas Indonesia dilelang calon ketua Asprov PSSI NTT Farry Djemi Franscis bersama wakilnya, David Fulbertus.

Hasil dari lelang ini akan disumbangkan untuk membiayai tim sepak bola NTT yang akan bertanding di PON Papua, Oktober mendatang.

Hal ini dilakukan lantaran ia mengetahui jika dana atau anggaran bagi tim sepak bola NTT masih sangat minim, sehingga butuh uluran tangan dari semua pihak untuk membantu.

“Ada lima baju milik legenda sepak bola yang kita lelang, untuk kemudian dananya akan disumbangkan untuk membantu skuad tim sepak bola yang akan berlaga di PON Papua,” ujar penanggungjawab lelang, David Fulbertus, dikutip dari ANTARA.

Baca juga: Tersesat di Hutan 3 Hari, Maxi Neot Sempat Menelpon Tetangganya

Lima baju legenda Timnas Indonesia yang dilelang adalah milik mantan kiper timnas er 70-an Yudo Hadiyanto dan mantan pemain timnas tahun 1981-1996, Herry Kiswanto.

Ada juga baju milik Rully Nere, legenda sepak bola Indonesia era 70-an hingga 80-an, baju mantan pelatih Timnas Indonesia U-23 Rahmad Darmawan dan baju milik Bambang Nurdiansyah.

“Semua baju yang dilelang itu sudah ditanda tangani langsung oleh pemiliknya,” ujar David.

Proses lelang, menurut dia, sudah dilakukan dengan harga pembuka Rp2,5 juta, dengan penawaran berlipat mencapai Rp100 ribu dan harga tembak minimal mencapai Rp25 juta.

Baca juga: Pria di Ngada Tega Hamili Keponakannya Sendiri, Ini Kronologinya

Ia mengatakan sampai dengan saat ini, sudah ada sekitar dua orang yang melakukan penawaran dengan harga Rp2,5 juta dan ada juga yang sudah lakukan penawaran hingga Rp10 juta untuk baju timnas milik Rully Nere.

David yang juga pemilik SSB Bali United Kristal Kupang itu menambahkan lelang tersebut akan dibuka hingga dua pekan mendatang, mengingat antusiasme para penawar sangat tinggi.

Ia pun berharap jika sudah terkumpul, maka hasilnya akan secepatnya diserahkan kepada tim untuk membiayai keperluan atlet selama berlaga di Papua.

  • Bagikan