Kasus Pembunuhan Astri dan Lael, Kapolda NTT Klaim Fakta Akan Terungkap Terang Benderang di Persidangan

kapolda ntt
Kasus Pembunuhan Astri dan Lael, Kapolda NTT Klaim Fakta Akan Terungkap Terang Benderang di Persidangan (YOUTUBE/TURANGGA PODCAST

EXPONTT.COM – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur mengklaim jika kasus pembunuhan Astri dan Lael akan terungkap terang benderang di persidangan.

Hal ini merujuk pada semua keterangan yang telah disampaikan saksi maupun tersangka kepada penyidik. Ia pun meminta masyarakat untuk dapat melihat dan menilai keterangan-keterangan yang disampaikan.

Menurutnya, proses pemeriksaan persidangan yang sifatnya terbuka adalah menguji proses penyidikan yang telah dilakukan secara terbuka.

Baca juga: Terlalu Mirip Dengan Polisi, Warna Seragam Satpam Akan Berubah Lagi

Seluruh masyarakat bisa hadir dan bisa melihat proses persidangan tersebut.

“Saat dilimpahkan ke pengadilan, proses pemeriksaan di persidangan itu akan menjadi terbuka. Silahkan masyarakat melihat keterangan yang disampaikan sesuai berita acara yang dinyatakan Majelis Hakim, ada pihak Jaksa juga, pihak penasihat hukum atau pengacara,” terang Irjen Setyo dikutip dari Turangga Podcast, Kamis 13 Januari 2022.

Pada saat persidangan, menurut Setyo, semua pihak bisa beragumentasi sehingga nantinya bisa menguji hasil penyelidikan yang telah dilakukan pihaknya.

Baca juga: Alami Banyak Kendala, Bendungan Temef di TTS Ditargetkan Selesai Mei 2022

“Semua disitu bisa beradu argumentasi untuk bisa menguji hasil penyelidikan yang sudah dilakukan,” tambah Setyo.

Setyo juga menyinggung informasi-informasi yang beredar selama ini yang sifatnya hanya testimonial di awal.

Ia berharap berdasarkan fakta di persidangan, masyarakat bisa kembali respek dan melihat jika proses penyelidikan kasus ini telah dilakukan dengan benar.

Baca juga: Gadis 19 Tahun di Kupang Dirudapaksa 3 Pria, 1 Pelaku Tertangkap 2 Buron

Selain itu, mantan direktur penyidikan KPK meminta masyarakat untuk bisa memberikan penghargaan kepada pihak kepolisian karena telah menangani kasus pembunuhan ibu dan anak.

Terlepas dari kenyataan jika tersangka menyerahkan diri, pihaknya mengklaim jika proses penyelidikan sebelumnya telah dilakukan secara maksimal.

“Saya berharap masyarakat juga yang pertama bisa memberikan penghargaan kepada Polda NTT yang sudah bisa menangani kemudian bisa melakukan proses penanganan terhadap tersangka. Terlepas kemudian ada penyerahan diri dari tersangka, tapi sebenarnya proses sebelumnya itu sudah mulai dilakukan upaya pencarian, mungkin masalah waktu saja sehingga terjadi pennyerahan diri,” lanjutnya.

Baca juga: 1 Juta Warga NTT Belum Vaksin Covid, Gubernur Sampaikan Hal Ini

Sebagai Kapolda NTT yang baru beberapa minggu bertugas di NTT, Setyo mengungkapkan jika ia telah meminta gelar perkara dari para penyidik yang dihadiri Pejabat Utama Polda NTT. Menurutnya, ia ingin melihat konstruksi perkara tersebut seperti apa.

“Saya sudah melihat beberapa komentar, ada yang di sosmed, bahkan ada surat yang disampaikan kepada saya. Semuanya menjadi bagian masukan bagi saya, tapi saya juga melihat konstruksi perkara sebenarnya seperti apa sih. Kemudian saya coba membandingkan antara informasi yang berkembang dengan apa yang sudah didapatkan oleh penyidik.