BMKG Minta Kapal Nelayan dan Kapal Ferry Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan NTT

gelombang tinggi
Ilustrasi gelombang tinggi, siklon tropis.(SHUTTERSTOCK/somavarapu madhavi)

EXPONTT.COM – BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan NTT. Peringatan dini tersebut berlaku Kamis 17 Maret 2022 pukul 08.00 WITA sampai Jumat 18 Maret 2022 pukul 08.00 WITA.

BMKG mengatakan, pola angin di wilayah Indonesia bagian Utara dominan bergerak dari Utara ke Timur dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot.

Angin di wilayah Indonesia bagian Selatan dominan bergerak dari Tenggara ke Barat daya dengan kecepatan 5-20 knot.

Baca juga: Setubuhi Bocah 5 Tahun, Seorang Kakek di Lembata Diamankan Polisi

Wilayah perairan NTT, tinggi gelombang 2,5 meter sampai 3,5 meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia Selatan Sumba sampai Sabu dan Samudera Hindia Selatan Kupang sampai Rote.

Perairan Selatan Kupang sampai Rote berpotensi mengalami tinggi gelombang 1,25 meter sampai 2,5 meter .

BMKG memperingatkan potensi resiko yang bisa terjadi akibat gelombang tinggi tersebut. BMKG mengimbau para nelayan mewaspadai tinggi gelombang 1,25 meter dengan kecepatan angin 15 knot yang beresiko tinggi terhadap keselamatan perahu nelayan.

Baca juga: Hasil Audit KAP: Bank NTT Raih Opini Wajar Dalam Semua Hal Material

Gelombang dengan tinggi 1,5 meter dengan kecepatan angin 16 knot beresiko tinggi terhadap kapal tongkang.

Wilayah perairan NTT dengan tinggi gelombang 2,5 meter dengan kecepatan angin 21 knot berpotensi beresiko tinggi bagi keselamatan kapal Ferry.

Wilayah perairan Pulau Sabu termasuk wilayah yang terpantau memiliki kecepatan angin tinggi.

Selain itu, perairan Utara Sabang, perairan barat Nias, Samudera Hindia barat Aceh hingga kepulauan Mentawai, Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud juga berpotensi mengalami angin dengan kecepatan tinggi.
katongntt.com

Baca juga: Bank NTT Gelar RUPS di Labuan Bajo, Bahas Tiga Agenda