Australia Minta Penerbangan Kupang – Darwin Dibuka Kembali

Pesawat Garuda Indonesia / foto: BBC

EXPONTT.COM – Wakil Wali Kota Darwin, Australia, Amye Un, meminta Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) untuk membuka kembali penerbangan dari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) – Darwin, Australia pulang pergi (PP).

Amye yang juga berdarah NTT itu menyebut, pihaknya menyambut baik pernyataan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu tentang konektivitas laut untuk membuka rute kapal dari Kupang-Dili-Darwin.

Menurutnya, akan lebih bagus lagi jika konektivitas udara juga bisa dibuka kembali seperti 20 tahun lalu.

Baca juga:Randy Badjideh Dituntut Hukuman Mati, Berkas Kasus Ira Ua Belum Lengkap

“Dulu ada penerbangan dari Kupang ke Darwin pergi pulang. Tetapi sejak 2002, pesawat Merpati tidak datang lagi ke Darwin,” ungkap Amye, Minggu 7 Agustus 2022, melansir digtara.com.

Hal tersebut diungkapkan Amye karena banyak sekali warga NTT yang juga tinggal di Darwin yakni sekitar 2000 orang.

Apalagi lanjut dia, waktu tempuh pesawat dari Kupang ke Darwin terhitung cepat yakni hanya 1 jam 20 menit.

Menurut Amye, banyak warga NTT dan juga warga negara Australia yang ada di Darwin, ingin berkunjung ke NTT untuk menikmati keindahan alam seperti di Pulau Timor, Rote dan Labuan Bajo.

Baca juga:Brigadir RR Jadi Tersangka Baru Dalam Kasus Tewasnya Brigadir J

Tetapi, karena tidak ada penerbangan langsung, maka mereka akhirnya menikmati liburan di Pulau Bali.

Termasuk juga, warga NTT yang kini menjadi warga negara Australia, jika ingin ke NTT, terpaksa harus transit di Bali dan akan mengeluarkan biaya tambahan untuk menginap dan makan minum.

“Kalau ada penerbangan langsung ke Kupang, tentu warga NTT akan mendapat manfaat secara ekonomi,” ujar wanita asal Amanatun, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT.

Amye mengaku, terus mempromosikan keindahan alam yang ada di NTT kepada warga Australia, agar mereka tertarik berkunjung.

Baca juga:Jangan Menjadi Batu Sandungan Bagi Sesama

Amye mengatakan, usulan untuk membuka penerbangan Kupang ke Darwin, telah disampaikannya kepadai Gus Dur dan Susilo Bambang Yudhoyono, saat keduanya masih menjabat sebagai presiden dan berkunjung ke Australia.

Namun, usulan itu tidak pernah terealisasi hingga saat ini.

“Sehingga di era Presiden Jokowi yang telah kami anggap sebagai saudara angkat kami, kami harap penerbangan Kupang-Darwin PP segera dibuka kembali,” harap Amye.

Baca juga:Enam Pemuda Pencuri Solar Cell Lampu Jalan di Kupang Diringkus, Satu Pelaku Masih SMA