Pergub NTT Dicabut, Tiket Masuk Taman Nasional Komodo Rp. 3,7 Juta Akan Tetap Berlaku

taman nasional komodo
Taman Nasional Komodo

EXPONTT.COM – Pemerintah Provinsi NTT resmi mencabut Pergub NTT Nomor 85 tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya di Taman Nasional (TN) Komodo.

Hal tersebut dilakukan menyusul adanya surat dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dengan Nomor S.312/MENLHK/KSDAE/KSA.3/10/2022 tanggal 28 Oktober 2022 yang meminta Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat mengkaji ulang Pergub NTT Nomor 85 tahun 2022.

Selain itu, pencabutan Pergub NTT itu juga dilakukan berdasarkan aspirasi masyarakat, dari tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pelaku pariwisata di NTT.

Baca juga:Berjaga-jagalah, Sebab Kamu Tidak Tahu Pada Hari Mana Tuhanmu Datang

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT Zeth Sony Libing saat jumpa pers di Kantor Disparekraf Sabtu 26 November 2022.

Meski begitu, penerapan tarif Rp 3,7 juta kepada setiap wisatawan yang berkunjung ke TN Komodo tetap diberlakukan pada Januari 2023.

Sony menegaskan, pencabutan Pergub NTT itu tidak berpengaruh terhadap kerja sama dengan PT Flobamor selaku Badan Usaha Milik Daerah Pemprov NTT terkait pengelolaan TN Komodo.

Ia menjelaskan, pencabutan Pergub NTT Nomor 85 Tahun 2022 tidak berpengaruh terhadap MoU, perjanjian kerja sama dan izin usaha yang telah ditandatangani dan diterbitkan oleh Kementerian LHK kepada PT Flobamor.

Baca juga:Ribuan Warga Kecamatan Maulafa Antri di Operasi Pasar Minyak Tanah

“Ini berarti kerja sama penguatan fungsi TN Komodo antara Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat tetap berjalan dalam rangka mendukung konservasi dan pariwisata berkelanjutan,” ujar Sony.

Sony menjelaskan, penetapan tarif Rp 3.750.000 atau paket Rp 15.000.000 TN Komodo juga sudah sesuai dengan Permen LHK.

Menurutnya, nominal itu bukan merupakan retribusi, melainkan kontribusi dari wisatawan yang berkunjung ke TN Komodo untuk upaya konservasi.

Baca juga:Pemuda di Kota Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri diDalam Kamar, Diduga Masalah Asmara

“Penetapan itu sudah legal melalui sosialisasi bagi masyarakat dan pelaku usaha pariwisata di TN Komodo,” katanya.

Sony melanjutkan, Pemprov dan masyarakat NTT bersama Kementerian LHK tetap akan menjaga kelestarian Komodo dan ekosistemnya.Ia menjamin, Pemprov NTT tetap melakukan konservasi dan menerapkan pariwisata berkelanjutan.

Untuk diketahui, Pergub NTT Nomor 85 tahun 2022 sebelumnya dijadikan dasar hukum oleh PT Flobamor untuk menerapkan tarif masuk Rp 3,7 juta kepada setiap wisatawan yang berkunjung ke TN Komodo. Aturan tersebut ditunda setelah sempat diprotes pelaku pariwisata di Labuan Bajo pada Agustus lalu.♦gor

Ikuti berita dari EXPONTT.com diΒ Google News

Baca juga:Kronologi Pemuda di Kupang Tewas Ditikam di Pesta Pernikahan