EXPONTT.COM – Sesuai dengan prakiraan cuaca ekstrem tujuh hari kedepan yang dikeluarkan BMKG Kupang, Bada Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyiapkan nomor darurat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD NTT, Ambrosius Kodo, saat konferensi pers bersama Kepala BMKG Agung Sudiono Abadi, Kadis Perhubungan NTT Isyak Nuka dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT Priscila Q. Parera, Kamis 29 Desember 2022.
Ambrosius Kodo, mengatakan pihaknya selalu siap siaga untuk menghadapi cuaca ekstrem pada beberapa hari ke depan.
“BPBD Provinsi NTT yang bertempat di Laisana aktif 24 jam dengan nomor call center 081138447777, jika ada yang ingin mengetahui informasi maupun melakukan aduan bisa menghubungi nomor tersebut,” jelas Ambros.
Baca juga:Kasus MTN Bank NTT Rp50 Miliar Jadi Prioritas Jaksa di 2023
Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan informasi di semua media sosial BPBD.
Menurut Ambros, cuaca ektrem saat ini seperti hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang bisa menimbulkan banjir dan angin yang kencang.
“Saya gunakan bahasa yang positif, cuaca ekstrem saat ini seperti hujan yang melimpah yang bisa menimbulkan banjir dan angin yang kencang,” jelas Ambros.
Menurutnya, sejauh ini BPBD Provinsi NTT sudah mengingatkan serta mengarahkan pemerintah kabupaten /kota sejak BMKG merilis perkiraan awal musim hujan di Oktober 2022.
Baca juga:Tegaskan Tak Ada Badai, BMKG Kupang: Yang Ada Cuaca Ekstrem
“BPBD Provinsi NTT sudah mulai melakukan upaya-upaya untuk terus menginformasikan kepada msayarakat melalui surat edaran yang ditandatangani oleh Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi,” ucapnya.
Menyikapi berita prakiraan cuaca ekstrem, pihaknya terus melakukan pengurangan risiko.
“BPBD NTT sudah mulai mengingatkan dan mengarahkan seluruh pemerintah kabupaten Kota melalui surat edaran. Kita butuh ketenangan dan kesiap siagaan. terlebih bagi saudara yang tinggal dan menetap di daerah rawan bencana. Sejak bulan November BPBD sudah siagakan pusat informasi. Memastikan ketersediaan logistik. Kami ingatkan posko siaga darurat,” pungkas Ambros.
Dirinya meminta kepada masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan diri.
“Apabila ada hujan dengan intensitas tinggi lebih dari satu jam, kemudian obyek dengan jarak pandang 30 meter tidak terlihat jelas, lakukan evakuasi diri ke titik aman,” kata Ambros.♦gor
Ikuti berita dari EXPONTT.com di Google News
Baca juga:Gubernur NTT: Natal Momentum Membangun Diri untuk Bisa Membawa Damai Sejahtera Bagi Orang Lain








