Dinilai Tak Tegas Tangani Kasus, Warga Minta Kapolsek di Malaka Dicopot

Ilustrasi Oknum Polisi

EXPONTT.COM – Warga Sasitamean, Kabupaten Malaka, NTT, meminta Kapolsek Sasitamean dicopot dari jabatan.

Hal tersebut diungkapkan salah seorang warga yang menilai Kapolsek Sasitamean tidak menyelesaikan kasus penganiayaan yang dilakukan terduga pelaku Jeniyanti Uruk dan Berta Bubu terhadap korban Yasinta Muti hingga tuntas.

“Sebagai masyarakat di wilayah hukum Polsek Sasitamean, sangat tidak menginginkan Kapolsek yang tidak fair dalam penegakan hukum apalagi kapolsek yang tak punya taring seperti singa ompong,” demikian diungkapkan narasumber yang enggan namanya diberitakan, Minggu 31 Juli 2023, melansir Batastimor.com.

Baca juga: Perkuat Narasi Lingkungan di Tahun Politik, SIEJ Gelar Pelatihan Jurnalis

Disebutkan sumber, para terduga pelaku dan korban tak kunjung diperiksa hingga sebulan waktu kejadian.

Dirinya menyebut, Kapolsek Sasitamean tak bertindak tegas dan hanya menebar janji manis kepada korban yang mencari keadilan.

“Ini fakta memang sebatas janji manis yang dilontarkan kapolsek Sasitamean. Sebagai putra daerah kami mengharapkan polisi bisa profesional dalam penegakan hukum. Kasus ini sudah hampir satu bulan lebih namun tidak ada perkembangan prosesnya,” katanya.

Baca juga:  Direktur PT SIM Ditetapkan Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Bersurat Ke Kejagung

Oleh karena itu, narasumber meminta agar Kapolsek Sasitamean dicopot dan diganti dengan polisi yang punya tanggung jawab.

“Kapolda NTT dan Kapolres Malaka harus atensi khusus kapolsek yang tidak profesional dan bila perlu copot dan ganti dengan polisi yang punya yang tanggung jawab terhadap masyarakat,” katanya.

Dirinya menduga ada alasan lain yang membuat kapolsek enggan memproses kasus tersebut.

Baca juga:  Sanggah Dugaan Jaksa, Kuasa Hukum PT SIM Sebut Penyidik Kejati NTT Sesat

“Kita menduga, jangan sampai Kapolsek Sasitamean masuk angin dalam kasus pengeroyokan Yasinta Muti. Masa kasus sekecil ini berlarut-larut di meja polisi tanpa ada perkembangan prosesnya,”sebutnya.