Bank BTN Siap Membantu Peningkatan Kompetensi Wartawan NTT

EXPONTT.COM, KUPANG – Bank Tabungan Negara (Bank BTN) menyatakan siap membantu peningkatan kompetensi dan kualitas wartawan yang berada di provinsi Nusa Tenggara Timur agar kualitas karya jurnalistik mereka semakin berkualitas dan sesuai dengan standar jurnalistik.

Hal tersebut disampaikan Branch Manager Bank BTN Cabang Kupang Lolaria Pardede, saat memberikan sambutan dalam Uji Kompetensi Wartawan NTT hasil Kerjasama Kementerian BUMN dan Persatuan Wartawan Indonesia di Kupang, Kamis, 28 Desember 2023, yang dibuka Ketua Umum PWI Pusat Hendry Bangun.

BTN bersama Pertamina merupakan dua BUMN yang mendukung pelaksaaan UKW di Kupang yang diikuti 31 peserta di kelompok wartawan Muda (4 kelas), Madya (1 kelas), dan Utama (1 kelas).

Baca juga: Laba Bank NTT Hingga November 2023 Masih Terpuruk

Pada hari yang sama UKW juga diadakan di Manado, Sulawesi Utara, dan Banda Aceh (DI Aceh). Sesuai dengan nota Kerjasama PWI dan BUMN, akan dilakukan UKW di 38 provinsi dan 1 cabang khusus Solo, yakni tempat berdirinya organisasi PWI pada 9 Februari 1946.

“Kami meyakini bahwa wartawan yang berkualitas merupakan kebutuhan stakeholder, selain bagi media dan wartawan itu sendiri, sehingga informasi yang didapatkan Masyarakat lebih bermutu dan akurat. Untuk itu Bank BTN ke depan akan bekerjasama dalam pelaksanaan di NTT ini,” kata Laloria Pardede.

Hendry Ch Bangun dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Ketika beraudiensi Bersama pengurus PWI Pusat dengan Presiden Joko Widodo, secara khusus meminta agar pelaksanaan UKW PWI dapat dilakukan secara gratis dengan dibantu BUMN.

Baca juga: Penjabat Gubernur NTT Berbagi Kasih di Momen Natal

“Saya sampaikan dengan bantuan Bank Mandiri dan Bank BNI, PWI pernah melakukan UKW gratis di 34 provinsi, yang sangat bermanfaat bagi anggota PWI karena banyak yang tidak mampu bayar untuk ikut UKW. Lalu beliau langsung menelpon Menteri BUMN Erick Tohir untuk membantu, dan akhirnya program UKW gratis ini bisa terlaksana untuk tahun 2023 dan 2024,” ujar Hendry.

Sekitar 20an BUMN berpartisipasi memberikan dukungan dan dimulai dari tiga provinsi, Aceh, Sulut, dan NTT.

Penguji di NTT berasal dari Jakarta dan beberapa daerah. Mereka adalah Banjar Chairudin (PWI Pusat), Refa Riana (Jawa Barat), Endro S Efendi (Kaltim), M Harris Sadikin (Kalteng), IGMB Dwikora (Bali), Nasrudin (NTB).
Sementara itu Direktur UKW PWI Pusat, Firdaus Komar, menjelaskan para asesor melakukan pengujian kompetensi kunci dari kemampuan yang harus dimiliki wartawan untuk mencapai kinerja yang dipersyaratkan dalam pelaksanaan tugas pada unit kompetensi tertentu.

Baca juga: Mantan Gubernur Papua-Lukas Enembe Meninggal Dunia di Jakarta

Kompetensi kunci yang diuji oleh asesor di antaranya, ujar Firdaus, memahami dan menaati etika jurnalistik, peraturan perundang-undangan, serta peraturan-peraturan di bidang pers, kemudian kemampuan mengindentifikasi fakta yang memiliki nilai berita, kompetensi membangun dan memelihara jejaring maupun lobi.