Hari Pers Nasional 2024, PWI NTT Gelar Diskusi Publik Tentang Pemilu

Hari Pers dan HUT ke-78 PWI / foto: istimewa

EXPONTT.COM – Dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), PWI Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar diskusi publik, Selasa, 6 Februari 2024.

Dengan tema “Peran Pers Menjaga Netralitas Pemilu 2024 di NTT”, diskusi dihadiri sejumlah narasumber, diantaranya, Komisioner KPU NTT, Yosafat Koli, Komisioner Bawaslu NTT, Amdun Muh. Darnan, Ketua PWI NTT, Hilarius F Jahang dan Pengamat Komunikasi Undana Abner Raya.

Sementara itu, Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Kalake melalui Kepala Dinas Kominfo NTT, Frederik Koenunu dalam sambutannya meminta insan pers agar tetap independen, objektif, dan kritis.

Baca juga:Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kupang Imbau Wajib Pajak Laporkan SPT Tahunan, Bisa Lewat Online

Frederik menyampaikan, sebagai pilar keempat dalam demokrasi, pers memiliki peran strategis karena pers tidak hanya memberikan informasi dan hiburan tapi terutama untuk mengawal jalannya proses pemerintahan dan pembangunan serta menjadi corong aspirasi masyarakat.

“Untuk dapat menjalankan perannya tersebut, pers diharapkan tetap independen, objektif dan kritis,” kata Frederik.

Dikatakan Frederik, pers yang mandiri diharapkan dapat memperjuangkan kepentingan masyarakat banyak, bukan hanya kepentingan kelompok tertentu.

Baca juga:Kepemilikan Atas Tanah Di Jalan Veteran Fatululi Kota Kupang Dalam Perspektif Hukum

“Pada tanggal 14 Februari nanti, kita akan melaksanakan pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilihan legislatif. Saat ini kita sedang memasuki hari-hari terakhir masa kampanye. Dinamika politik akan semakin meningkat,” ungkapnya

Menurut Frederik, dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu pesat, berita dan konten-konten yang dikategorikan hoax dapat dianggap sebagai kebenaran serta berpotensi mengganggu stabilitas kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dalam situasi seperti ini, pers diharapkan dapat menampilkan jati dirinya sebagai pembawa informasi yang faktual, objektif serta netral atau bebas dari kepentingan kelompok tertentu.

Baca juga:Ketua DPD II Golkar Kota Kupang Ketua TKD Imbau Warga Kota Kupang Pilih Prabowo- Gibran

Frederik mengatakan, pers juga diharapkan untuk dapat menjalankan perannya dalam memberikan pendidikan politik yang mencerahkan dan mendorong partisipasi masyarakat secara optimal dalam pemilihan umum.

Selain itu, lanjutnya, Pers NTT diharapkan tidak turut serta menyebarkan berita dan konten-konten yang sifatnya hoaks dan dapat mengadu domba masyarakat NTT.

Dalam momen itu, Frederik juga mengucapkan Selamat Hari Pers Tahun 2024 dan Hari Ulang Tahun ke-78 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kepada segenap insan pers dan media massa di seluruh pelosok NTT.

Baca juga:PADMA Indonesia Tentang Kematian Alm Roy Bolle

“Mari mengawal transisi kepemimpinan nasional dan menjaga keutuhan bangsa,” ajaknya.

Turut hadir, Asisten III Setda Kota Kupang, Yanuar Dally, Bank Indonesia, Ferry Ndolu, Pemred Pos Kupang, Pemred VN, Stevy Johanes, Kabiro Antara NTT, Bernadus Tokan, Ketua IJTI NTT, Stefanus Dile Payong, Ketua SMSI NTT, Benny Jahang, Ketua JMSI NTT, Robert Enok, sejumlah media seperti TVRI Kupang, RRI Kupang, Antara Kupang, Pos Kupang, Victory News, SCTV, Radio Suara Kasih, PC. PMII, Cabang Kupang, Unwira Kupang, OSIS SMA Negeri 2 Kupang, OSIS SMA Negeri 3 Kupang, OSIS SMAK Giovanni Kupang, OSIS SMA Mercusuar Kupang.(*)

Baca juga:Kasus BBM Sabu Raijua, Antoni Nitti Divonis Bebas