Pdt Emmy Sahertian Imbau Masyarakat NTT Waspada Modus Penipuan Perekrutan Tenaga Kerja

Pdt Emmy Sahertian / foto: Istimewa

EXPONTT.COM, KUPANG – Pendeta sekaligus aktivis kemanusiaan, Emmy Sahertian, mengimbau kepada seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mewaspadai dan tidak mudah terjebak dengan modus-modus penipuan berkedok perekrutan tenaga kerja dengan iming-iming gaji tinggi.

Pdt Emmy meminta warga tetap waspada dan tidak terpengaruh dengan oknum maupun kelompok tertentu untuk bekerja diluar negeri dengan diiming-imingi serta menjanjikan gaji atau pendapatan yang menggiurkan, baik langsung maupun melalui media sosial, baik melalui orang yang tidak dikenal maupun yang kita kenal, atau lembaga yang tidak jelas perizinannya.

Pendeta Emy juga mengimbau warga agar waspada terhadap modus baru penipuan scam, dan program magang kerja sambil kuliah.

Baca juga: Pilkada Kota Kupang: Dukungan PSI Menguat ke Pasangan Jonas-Alo

“Teliti dan saring informasi yang benar terutama apakah ada kaitannya dengan tindak pidana perdagangan orang,” ujarnya, Kamis, 2 Mei 2024.

Dirinya menyarankan, jika ingin bekerja di luar negeri agar memastikan betul-betul melalui proses dan mekanisme serta prosedur yang berlaku, sehingga dapat meminimalisir adanya perekrutan tenaga kerja yang tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Apabila ditemukan adanya oknum atau kelompok tertentu yang memanfaatkan situasi dan kondisi dengan melakukan perekrutan tenaga kerja yang tidak sesuai dengan prosedur, Pendeta Emy meminta warga agar segera melaporkan kepada instansi terkait dan aparat keamanan untuk dapat mengambil langkah-langkah penindakan hukum selanjutnya.

Baca juga: Frans Aba Sosok Manusia Setengah Dewa, Gubernur NTT 2024-2029

“Saya sebagai aktivis gereja yang merasa terpanggil untuk membantu masyarakat menyelesaikan persoalan yang ada, serta mari kita bersama-sama dengan pihak Polri bersatu memberantas berbagai macam modus pengiriman tenaga kerja non prosedural ke luar negeri,” pungkasnya.(*)

Baca juga: Nancy Augustyn, Satu-Satunya Perempuan yang Daftar Jadi Balon Wakil Wali Kota Kupang