EXPONTT.COM, KUPANG – Pertandingan lanjutan Grup G Liga 4 El Tari Memorial Cup XXXIII 2024/2025 di Satdion Oepoi, berakhir ricuh.
Pertandingan berjalan normal sejak awal. Persap Alor sempat unggul 0-1 pada menit ke 58′ lewat tendangan bebas yang dilesakan Zainal Sukur.
Pertandingan perebutan tiket ke fase gugur 16 besar ETMC ricuh setelah pemain Persap Alor melakukan protes terhadap keputusan wasit pada menit ke-73′ yang memberikan pinalti kepada PS Malaka.
Pemain Persap Alor awalnya menerima keputusan tersebut. Namun saat pinalti yang dieksekusi oleh pemain PS Malaka masuk ke gawang Persap Alor, para pemain langsung mengajukan protes karena menurut mereka keputusan wasit tidak adil bagi mereka dan menilai itu bukan pelanggaran.
Merasa protes tak diterima, para pemain Persap Alor langsung menyerang wasit dengan pukulan. Hakim garis pun tak luput dari serangan pemain Persap.
Aparat keamanan yang bertugas juga tak mampu menahan emosi para pemain.
Tak lama kemudian, para wasit langsung lari meninggalkan dengan bantuan polisi Pemain PS Malaka juga memilih untuk meninggalkan lapangan karena situasi yang tidak kondusif.
Hingga berita ini diturunkan pertandingan masih dihentikan dan belum ada pernyataan resmi dari panitia.♦gor








