EXPONTT.COM, KUPANG – Pertandingan antara PS Malaka vs Persap Alor, Jumat, 14 Maret 2025 malam yang berakhir ricuh akan dilanjutkan, Sabtu, 15 Maret 2025 setelah rapat bersama panitia dan kedua tim.
Keputusan tersebut diambil oleh Asprov PSSI NTT usai pertandingan yang memperebutkan satu tiket menuju 16 besar di Liga 4 ETMC XXXIII berakhir ricuh karena keputusan wasit yang kontroversial.
“Setelah kita rapat tadi bersama Askab Malaka, Askab Alor, Panitia dan Asprov, diputuskan pertandingan akan dilanjutkan besok setelah rapat dengan tim,” kata Exco Asprov PSSI NTT, Mohammad Ansor kepada pemain dan penonton.
Lebih lanjut, Ansor mengatakan, pertandingan akan dimainkan selama 14 menit sesuai dengan sisa waktu yang ada. “Tidak bisa dilanjutkan pertandingan, karena tidak ada wasit yang mau memimpin,” ujarnya.
Terkait dengan skor, laga lanjutan PS Malaka vs Persap Alor, belum diputuskan skor mana yang akan dipakai.
Seperti diketahui, laga terhenti pada menit 76′ dengan skor 1-1. “Nanti setelah pertemuan dengan kedua tim besok baru kita bisa tahu,” ujar salah satu panitia.
Pertandingan lanjutan Grup G Liga 4 El Tari Memorial Cup XXXIII 2024/2025 di Satdion Oepoi, berakhir ricuh.
Pertandingan perbutan tiket ke fase gugur 16 besar ETMC riciuh usai pemain melakukan protes terhadap keputusan wasit pada menit ke-73 yang memberikan pinalti kepada PS Malaka.
Pemain Persap Alor awalnya menerima keputusan tersebut. Namun saat pinalti yang dieksekusi oleh pemain PS Malaka masuk ke gawang Persap Alor, para pemain langsung mengajukan protes karena menurut mereka keputusan wasit tidak adil bagi mereka dan menilai itu bukan pelanggaran.
Merasa protes tak diterima, para pemain Persap Alor langsung menyerang wasit dengan pukulan. Hakim garis pun tak luput dari serangan pemain Persap.
Aparat keamanan yang bertugas juga tak mampu menahan emosi para pemain.
Tak lama kemudian, para wasit langsung lari meninggalkan dengan bantuan polisi. Pemain PS Malaka juga memilih untuk meninggalkan lapangan karena situasi yang tidak kondusif.♦gor








