1.380 CPNS Pemprov NTT Terima SK, Melki Laka Lena: Siap Melayani, Bukan Dilayani

1.380 CPNS saat acara penyerahan SK Pengangakatan oleh Gubernur NTT, Melki Laka Lena, Kamis, 12 Juni 2025 / foto: ist

EXPONTT.COM, KUPANG – Sebanyak 1.380 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena, di GOR Flobamora Kupang, Kamis, 12 Juni 2025.

Kepala BKD Provinsi NTT, Yosef Rasi dalam laporannya mengatakan, jumlah CPNS lingkup Pemerintah Provinsi NTT formasi Tahun Anggaran 2024 yang diangkat sebanyak 1.380 Orang, sementara jumlah PNS lingkup Pemerintah Provinsi NTT yang memasuki masa purna bakti periode Januari hingga Juni 2025 sebanyak 258 Orang.

Baca juga:  Pemkot Kupang Dukung Langkah Gubernur NTT, Minta Pempus Tinjau Kembali Batas Belanja Pegawai

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan, pengangkatan sebagai CPNS bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi merupakan awal dari sebuah pengabdian dan komitmen untuk melayani masyarakat.

“Menjadi Aparatur Sipil Negara berarti siap melayani, bukan dilayani. Kami tengah membangun budaya birokrasi yang bersih, efisien, adaptif, dan responsif. Pegang teguh nilai-nilai ASN yang terangkum dalam akronim BerAKHLAK : Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif,” tegas Gubernur Melki.

Ia juga mengingatkan pentingnya etika profesi, semangat belajar, dan kesiapan ASN untuk menghadapi tantangan era digital dan teknologi yang terus berkembang.

Baca juga:  DPRD Provinsi NTT Terima Ranperda Bank NTT Jadi Perseroda

Gubernur Melki turut menegaskan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) NTT untuk belanja pegawai yang saat ini mencapai 56 persen, sementara belanja publik hanya mencapai 40 persen, sebagai tantangan besar dalam optimalisasi kinerja ASN.

“Kita menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp.2,8 triliun pada tahun 2026. Target ini bisa dicapai jika seluruh ASN bekerja dengan semangat kerja keras, kerja cerdas, dan kerja kolaboratif. ASN harus mampu menunjukkan kinerja nyata yang berdampak dan terukur,” tandasnya.

Baca juga:  Johni Asadoma Wacanakan Jual Dua Kapal Milik Pemprov NTT yang Terdampar di Pantai Kelapa Satu

Di akhir sambutannya, Gubernur Melki menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ASN yang telah memasuki masa purna bhakti.

“Pengabdian saudara/i selama ini tidak akan pernah kami lupakan. Masa pensiun bukan akhir dari segalanya, tetapi awal dari babak baru untuk tetap berkontribusi secara sosial dan moral dalam pembangunan daerah,” ujarnya.(*)