EXPONTT.COM, KUPANG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar DIGITALK QRIS Merdeka Goes to Campus di Auditorium Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Selasa, 12 Agustus 2025.
Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Pekan QRIS Nasional yang telah dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, pada 9 Agustus lalu dan berlangsung hingga 17 Agustus 2025.
Digelar secara daring dan luring, QRIS Merdeka Goes to Campus akan menyasar berbagai kampus di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Acara di Undana ini dibuka langsung oleh Rektor Undana, Prof. Dr. drh. Maxs U E Sanam, M.Sc., dan dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Kupang. Sekitar 200 mahasiswa lainnya mengikuti secara daring.
Deputi Kepala Perwakilan BI NTT, Didiet Adytia Budi Prabowo, menjelaskan bahwa DIGITALK ini bertujuan memberikan wawasan terkini terkait perkembangan keuangan digital, perlindungan konsumen, hingga potensi dampak negatif pinjaman online ilegal.
“Ini segmen khusus untuk mahasiswa, generasi muda, agar mereka paham sistem pembayaran tunai dan non tunai, termasuk QRIS. Kami ingin mencegah dampak negatif seperti penipuan dan penyalahgunaan data pribadi,” ujarnya.
Didiet menambahkan, survei 2023 menunjukkan literasi keuangan digital masyarakat NTT masih berada di level menengah. Karena itu, BI NTT menggandeng OJK dan perbankan untuk memperkuat edukasi di kalangan anak muda.
“Orang yang sudah well educated pun bisa tertipu. Kami ingin mahasiswa punya kemampuan mengenali dan menghindari risiko,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor Undana, Prof. Maxs, menyambut positif inisiatif BI tersebut. Ia menilai edukasi keuangan digital sangat relevan bagi mahasiswa, terutama dalam mengelola keuangan pribadi maupun usaha.
“Digitalisasi keuangan bisa membantu mahasiswa yang kesulitan biaya, membuka peluang usaha, dan menghindari jeratan pinjaman online ilegal,” katanya.
Prof. Maxs juga mendorong agar BI membentuk “champion” di setiap fakultas atau program studi, sehingga edukasi ini bisa menjangkau lebih banyak mahasiswa secara berkelanjutan.
DIGITALK QRIS Merdeka Goes to Campus diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan literasi keuangan digital di kalangan generasi muda NTT, sekaligus memperkuat kesadaran akan keamanan transaksi di era digital.(*)








