1 Tahun Hari Bakti Kemenimipas, Ditjenpas NTT Tegaskan Komitmen Sukseskan Asta Cita Presiden Prabowo

Perayaan Hari Bakti Kemenimipas RI di NTT, Rabu, 19 November 2025 / foto: Gorby Rumung

EXPONTT.COM, KUPANG – Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pemasyarakatan (Ditjenpas) Nusa Tenggara Timur (NTT) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarkaatan merayakan 1 Tahun Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 19 November 2025.

Perayaan digelar di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT dan dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi NTT dan Pimpinan Forkopimda dilingkungan Pemerintah Provinsi NTT dan Kota Kupang.

Baca juga:  Julie Laiskodat Minta Kasus Pengeroyokan yang Tewaskan 2 Warga NTT Diusut Tuntas

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas NTT, Ketur Akbar Herry Achjar, dalam sambutannya menyebut, hari bakti yang pertama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia merupakan upakan langkah awal dari misi besar menuju Indonesia Emas 2045.

“Kita akan terus bergerak lebih
cepat, bekerja lebihcermat, dan berdampak lebih luas,” katanya.

Sesuai dengan misi tersebut, Akbar menegaskan komitmen Kanwil Ditjenpas NTT untuk ikut mensukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga:  Akselerasi Perencanaan Pembangunan Kota Kupang Dapat Apresiasi dari Bappenas

“Kita di lapangan selalu siap melaksanakan Asta Cita Pak Presiden dan 13 akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” tegasnya.

Mengusung tema “Satu Langkah, Satu Semangat, Satu Pengabdian untuk Bangsa”, Kakanwil Ditjenpas menegaskan akan terus meningkatkan pemberdayaan warga binaan termasuk ketahanan pangan yang merupakan salah satu fokus Presiden Prabowo.

Baca juga:  Simon Petrus Kamlasi Bangun Aula Serba Guna untuk SD GMIT Soe II

“Untuk pembinaan yang utama itu ketahanan pangan, di bidang pertanian, di sejumlag daerah sudah dimulai, hanya di Kupang yang belum karena terlalu banyak batu karang,” jelasnya.

Lebih lanjut, terkait dengan fasilitas pemasyarakatan, Akbar menyebut, telah mengusulkan untuk dilakukan pemugaran agar kegiatan di lembaga pemasyarakatan dapat berjalan maksimal. “Kita juga ajukan pembangunan lapas untuk sejumlah daerah, seperti di Labuan Bajo itu yang belum ada,” pungkasnya. ♦gor