EXPONTT.COM – Ketua Tim Kuasa Hukum Keluarga Alm. Prada Lucky Namo, Advokat Rikha Permatasari, S.H., M.H., C.Med., C.LO., C.PIM., menyatakan bahwa pihaknya tetap berkomitmen penuh mengawal seluruh proses hukum terkait perkara yang menimpa almarhum. Ia juga menegaskan perlindungan terhadap hak-hak hukum keluarga, termasuk ayah kandung almarhum yang saat ini diduga mengalami kriminalisasi oleh salah satu oknum pimpinan.
Dalam keterangan resminya, Advokat Rikha menyebut bahwa perjuangan ini adalah amanah kemanusiaan dan tanggung jawab profesional.
“Keadilan harus ditegakkan, kebenaran tidak boleh dikaburkan, dan keluarga korban berhak mendapatkan perlindungan serta kepastian hukum tanpa intimidasi, tanpa tekanan, dan tanpa rekayasa,” ujarnya Rabu 10 Desember 2025 di Kupang.
Advokat Rikha juga menyerukan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap bergandengan tangan, menjaga persatuan, dan memberikan dukungan moral kepada keluarga korban. Ia meminta publik tidak terprovokasi oleh penggiringan opini yang dinilainya sengaja dihembuskan untuk memecah belah dan mengalihkan fokus dari upaya mencari keadilan bagi almarhum.
Menurutnya, sejumlah narasi telah dimunculkan untuk mengaburkan inti persoalan, yakni memastikan keadilan bagi Alm. Prada Lucky Namo serta melindungi keluarga yang tengah menghadapi tekanan baik secara psikologis maupun hukum.
Rikha menegaskan bahwa seluruh langkah hukum yang ditempuh timnya dibangun di atas nilai-nilai: semangat Merah Putih dan cinta Tanah Air, Ketuhanan Yang Maha Esa,
serta hati nurani, moralitas, dan profesionalitas advokat.
Ia juga menekankan bahwa tujuan perjuangan sejak awal tidak berubah: memperjuangkan keadilan bagi keluarga Alm. Prada Lucky Namo hingga tuntas.
Dua Strategi Hukum Dijalankan Serentak
Pada Rabu, 10 Desember 2025, Tim Kuasa Hukum menjalankan dua strategi hukum secara bersamaan di dua titik berbeda. Langkah tersebut, kata Rikha, menunjukkan keseriusan tim dalam melakukan upaya maksimal dan komitmen untuk terus mengawal perkara tanpa kompromi.
Ia menegaskan bahwa intimidasi, tekanan, maupun kriminalisasi tidak akan menghentikan perjuangan mereka.
“Tidak ada tekanan yang dapat menghentikan kami. Selama Tuhan meridai perjuangan ini dan masyarakat berdiri bersama kami, kebenaran akan menemukan jalannya. Kami akan terus memperjuangkan keadilan untuk keluarga Alm. Prada Lucky Namo,” tegasnya. (***)








