EXPONTT.COM, KUPANG – Dalam rangka mendukung sektor pertanian di Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Wakil Bupati (Wabup) Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, mengusulkan bantuan tanaman produktif kepada Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. K
Permintaan Apremoi ini di sela-sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Makassar, Sulawesi Selatan.
Apremoi yang dikonfirmasi media ini menjelaskan, saat pertemuan bersama Raja Antoni, ia mengusulkan bantuan bibit tanaman seperti mangga, sirsak dan alpukat.
“Permintaan itu untuk mendukung pengembangan sektor pertanian dan perkebunan di Kabupaten Rote Ndao,” ujar Apremoi, Minggu 1 Februari 2026.
Politisi PSI NTT itu juga mengaku, tanaman yang diusulkan kepada Menhut, memiliki nilai ekonomis dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa harus menebang pohon.
Menurutnya, keterbatasan bibit unggul masih menjadi kendala utama yang dihadapi petani di Rote Ndao, khususnya di wilayah kepulauan dengan kondisi iklim yang cukup menantang.
“Oleh karena itu, dukungan bibit sangat dibutuhkan untuk menjaga produktivitas lahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandas Apremoi.
Untuk itu, ia langsung berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menyiapkan proposal untuk diajukan kepada Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.
“Setiap kesempatan di tingkat nasional harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperjuangkan kebutuhan daerah,” urai dia.
Melalui bantuan bibit tanaman produktif Apremoi berharap, sektor pertanian di Kabupaten Rote Ndao dapat terus berkembang dan berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat.
Secara terpisah, Ketua DPD PSI Kabupaten Rote Ndao, Simson Polin yang dikonfirmasi menjelaskan, selain pertemuan dengan Menhut kepala daerah dari PSI juga berkesempatan lakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Pertemuan dengan Menhut dan Mentan, kata Simson, dihadiri juga Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki bersama kepala daerah lainnya.
“Setelah Rakernas PSI di Makassar Ketua DPD PSI Rote Ndao, saya Simson Polin, bersama Wakil Bupati Rote Ndao Ibu Apremoi (istrinya Simson) dan Bupati Sikka, Wakil Bupati Kupang dan kepala daerah lain dari PSI bertemu dengan menteri pertanian dan menteri kehutanan untuk membahas kebutuhan didaerah masing,” ujar Simson.
Simson menjelaskan, pembahasan bersama kedua menteri tersebut terkait berbagai kebutuhan komoditi yang dibutuhkan setiap kabupaten.
“Pembahasan itu terkait bibit atau anakan kelapa, kakao, jambu mente, juga tentang cetak sawah baru dan kebutuhan Alsintan, dll,” terangnya.
Simson mengatakan, dalam pertemuan itu Menhut Raja Juli Antoni menghimbau untuk setiap pemerintah daerah harus menjalankan program pemerintah pusat di daerah.
“Dalam kesempatan tersebut Pak Raja Juli, juga menghimbau supaya setiap program nasional didaerah harus dijalankan oleh setiap kepala daerah dan wakil kepala daerah, dan akan ada Rakor (rapat koordinasi), bersama semua kepala daerah, wakil kepala daerah dan Forkompimda di Bogor pada Tanggal (2/2/2026) yang akan dihadiri bapak Presiden Prabowo Subianto bersama semua menteri,” jelas Anggota DPRD NTT ini.
Ia menjelaskan, dalam pertemuan dengan Mentan Andi Amran Sulaiman, banyak hal yang dibahas salah satunya dukungan dengan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) di NTT termasuk di Kabupaten Rote Ndao.
“Tadi lebih banyak diskusi dengan Pak Mentan karena berhubungan pertanian, yaitu dukungan bibit/anakan dan pembukaan/cetak sawah baru, dan bantuan alsintan termasuk Rote Ndao karena diusulkan langsung oleh ibu Wakil Bupati Rote Ndao,” terang Simson. (**)








